Susun Ulang Sistem Perlindungan Sosial, Bappenas Tekankan Pentingnya Akurasi Data Penerima Bantuan
Jakarta - Beritabatam.com | Dalam Rapat Terbatas mengenai Reformasi Sistem Perlindungan Sosial yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (05/01/2021), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Kementerian Perencanan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) untuk menyusun ulang Sistem Perlindungan Sosial.
“Bappenas ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk menyusun ulang sistem perlindungan sosial ini,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa usai Rapat Terbatas.
Sistem ini mencakup bantuan sosial (bansos) oleh pemerintah kepada masyarakat dengan persyaratan tertentu tanpa mereka harus membayar iuran serta jaminan sosial (jamsos) yang diperoleh setiap anggota masyarakat sepanjang mereka ikut serta membayar iuran.
“Tetapi, kita tahu persis bahwa tidak semua warga negara Indonesia, semua penduduk Indonesia, punya kemampuan yang sama dalam hal jaminan sosial dan juga dalam hal untuk memperoleh atau tidak memperoleh bantuan sosial. Jadi, ke depan, kita susun kembali, kita rancang ulang, kita desain hal-hal yang sudah kita laksanakan hari ini, untuk kita integrasikan sedemikian rupa,” ujar Suharso.
Salah satu aspek terpenting yang harus dibenahi adalah akurasi data penerima bantuan sosial untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan sosial dan juga penyaluran jaminan sosial.
Transformasi digital sangat penting untuk memastikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan penyaluran bantuan sosial, mengingat 55 persen rumah tangga mengandalkan bantuan pemerintah untuk mengatasi kerawanan pangan selama pandemi COVID-19.
“Jadi, data adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari dan menjadi faktor terpenting di dalam melaksanakan perlindungan sosial melalui program-program bantuan sosial,” tuturnya.
Suharso mengungkapkan, Reformasi Sistem Perlindungan Sosial akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini, dengan kerangka waktu yang sudah dibuat oleh Bappenas sampai dengan tahun 2024.
“Kita akan membuat sedemikian rupa, beberapa program bantuan sosial yang selama ini banyak atau berada di kementerian lembaga, akan kita coba susun kembali agar menjadi efektif dan bisa kita satu padukan, kita kumpulkan, untuk jadi hanya beberapa program strategis dalam rangka bantuan sosial,” ujarnya.
Selain untuk mitigasi dampak pandemi COVID-19, pemberian bantuan sosial juga bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan.
Suharso menegaskan, meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan terjaganya daya beli masyarakat dengan target Indeks Pembangunan Manusia sebesar 72,78–72,95 dan Tingkat Kemiskinan sebesar 9,2–9,7 persen menjadi salah satu sasaran pembangunan seiring dengan implementasi Rencana Kerja Pemerintah 2021 yang mengusung tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial.
“Tingkat kemiskinan ingin kita turunkan, terutama pada level paling bawah yaitu extreme poverty, extreme poverty kita 2,5-3 persen. Tadi diarahkan oleh Bapak Presiden, sampai tahun 2024, diharapkan bisa mencapai nol persen,” tuturnya.
Cara yang akan dilakukan adalah dengan memfokuskan program bansos sedemikian rupa dengan sasaran yang masuk dalam basket dalam kelompok rentan dan miskin kronis sehingga dengan demikian penurunan kemiskinan akan bisa dicapai.
Kementerian PPN/Bappenas mengusung enam strategi untuk menata program-program penanggulangan kemiskinan. Pertama, transformasi data menuju registrasi sosial-ekonomi melalui perbaikan data dan pengembangan sistem pendataan sosial ekonomi terintegrasi 100 persen penduduk.
Kedua, integrasi program dan peningkatan SDM pendamping dengan integrasi dan koordinasi bantuan sosial dan jaminan sosial serta layanan rujukan terpadu dan sertifikasi SDM.
Ketiga, pengembangan mekanisme distribusi secara digital untuk transfer tunai dan melalui platform PT Pos Indonesia maupun ojek daring di perkotaan untuk sembako dan bantuan lainnya.
Keempat, pengembangan skema perlindungan sosial adaptif melalui adaptasi skema perlindungan sosial karena adanya guncangan alam, sosial ekonomi, dan kesehatan.
Kelima, digitalisasi penyaluran melalui platform digital (integrasi data), Nomor Induk Kependudukan; penerapan electronic Know Your Customer (e-KYC) dan pembukaan satu rekening bantuan sosial, serta platform pembayaran perbankan dan fintech.
Keenam, reformasi skema pembiayaan melalui pengembangan skema pembiayaan yang inovatif, ekspansif, dan berkesinambungan. (TGH/HUMAS BAPPENAS/UN)
“Bappenas ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk menyusun ulang sistem perlindungan sosial ini,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa usai Rapat Terbatas.
Sistem ini mencakup bantuan sosial (bansos) oleh pemerintah kepada masyarakat dengan persyaratan tertentu tanpa mereka harus membayar iuran serta jaminan sosial (jamsos) yang diperoleh setiap anggota masyarakat sepanjang mereka ikut serta membayar iuran.
“Tetapi, kita tahu persis bahwa tidak semua warga negara Indonesia, semua penduduk Indonesia, punya kemampuan yang sama dalam hal jaminan sosial dan juga dalam hal untuk memperoleh atau tidak memperoleh bantuan sosial. Jadi, ke depan, kita susun kembali, kita rancang ulang, kita desain hal-hal yang sudah kita laksanakan hari ini, untuk kita integrasikan sedemikian rupa,” ujar Suharso.
Salah satu aspek terpenting yang harus dibenahi adalah akurasi data penerima bantuan sosial untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan sosial dan juga penyaluran jaminan sosial.
Transformasi digital sangat penting untuk memastikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan penyaluran bantuan sosial, mengingat 55 persen rumah tangga mengandalkan bantuan pemerintah untuk mengatasi kerawanan pangan selama pandemi COVID-19.
“Jadi, data adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari dan menjadi faktor terpenting di dalam melaksanakan perlindungan sosial melalui program-program bantuan sosial,” tuturnya.
Suharso mengungkapkan, Reformasi Sistem Perlindungan Sosial akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini, dengan kerangka waktu yang sudah dibuat oleh Bappenas sampai dengan tahun 2024.
“Kita akan membuat sedemikian rupa, beberapa program bantuan sosial yang selama ini banyak atau berada di kementerian lembaga, akan kita coba susun kembali agar menjadi efektif dan bisa kita satu padukan, kita kumpulkan, untuk jadi hanya beberapa program strategis dalam rangka bantuan sosial,” ujarnya.
Selain untuk mitigasi dampak pandemi COVID-19, pemberian bantuan sosial juga bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan.
Suharso menegaskan, meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan terjaganya daya beli masyarakat dengan target Indeks Pembangunan Manusia sebesar 72,78–72,95 dan Tingkat Kemiskinan sebesar 9,2–9,7 persen menjadi salah satu sasaran pembangunan seiring dengan implementasi Rencana Kerja Pemerintah 2021 yang mengusung tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial.
“Tingkat kemiskinan ingin kita turunkan, terutama pada level paling bawah yaitu extreme poverty, extreme poverty kita 2,5-3 persen. Tadi diarahkan oleh Bapak Presiden, sampai tahun 2024, diharapkan bisa mencapai nol persen,” tuturnya.
Cara yang akan dilakukan adalah dengan memfokuskan program bansos sedemikian rupa dengan sasaran yang masuk dalam basket dalam kelompok rentan dan miskin kronis sehingga dengan demikian penurunan kemiskinan akan bisa dicapai.
Kementerian PPN/Bappenas mengusung enam strategi untuk menata program-program penanggulangan kemiskinan. Pertama, transformasi data menuju registrasi sosial-ekonomi melalui perbaikan data dan pengembangan sistem pendataan sosial ekonomi terintegrasi 100 persen penduduk.
Kedua, integrasi program dan peningkatan SDM pendamping dengan integrasi dan koordinasi bantuan sosial dan jaminan sosial serta layanan rujukan terpadu dan sertifikasi SDM.
Ketiga, pengembangan mekanisme distribusi secara digital untuk transfer tunai dan melalui platform PT Pos Indonesia maupun ojek daring di perkotaan untuk sembako dan bantuan lainnya.
Keempat, pengembangan skema perlindungan sosial adaptif melalui adaptasi skema perlindungan sosial karena adanya guncangan alam, sosial ekonomi, dan kesehatan.
Kelima, digitalisasi penyaluran melalui platform digital (integrasi data), Nomor Induk Kependudukan; penerapan electronic Know Your Customer (e-KYC) dan pembukaan satu rekening bantuan sosial, serta platform pembayaran perbankan dan fintech.
Keenam, reformasi skema pembiayaan melalui pengembangan skema pembiayaan yang inovatif, ekspansif, dan berkesinambungan. (TGH/HUMAS BAPPENAS/UN)
Follow & Subscribe
Berita Populer
-
KEPRI | Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto membuka forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah d...
-
UNDANI 'KEPALA SEKSI PELAYANAN DAN INFORMASI BEA & CUKAI KPU TIFE B KOTA BATAM' BATAM - BERITABATAM.COM - Akibat dari pemberi...
-
Maria Pauline Lumowa, Buronan Pembobol Bank BNI Tiba di Indonesia JAKARTA - Beritabatam.com | Buronan pembobol kas Bank BNI senila...
-
Jakarta-Beritabatam.com | Awal 2021 jadi harapan baru pandemi Covid-19 berakhir. Ketersediaan vaksin salah satunya. Badan Pengawas Obat da...
-
Pemilik Bruno Pet Clinik Batam Merasa Dirugikan Atas Postingan Akun IG @kikyalessa22 BATAM - Beritabatam.com | Yuli Angkasa alias Awang pem...
-
KARIMUN | Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Hengy Pramudya S.I.K secara langsung memimpin pemusnahan barang bukti di Halaman Mapolres...
-
BANDUNG,Beritabatam.com - Radang tenggorokan termasuk penyakit yang sering kali menyerang pada orang dewasa maupun anak-anak. Biasany...
Label
- AC Milan (1)
- Ahok (2)
- amerika serikat (1)
- Amuntai (1)
- Analisis (1)
- Anambas (33)
- artis (1)
- As (1)
- Bali (1)
- Banda Aceh (4)
- Bandung (7)
- Bangkalan (1)
- Banjarmasin (1)
- bata (1)
- batam (1888)
- bawah umur (2)
- Bayern Munchen (1)
- Bayolali Jawa tengah (1)
- Belanda (1)
- bencan alam (1)
- bencana (34)
- Bengkalis (80)
- Bengkulu (1)
- ber (1)
- Berita (30)
- Berita Terkini (2602)
- beritapolisi (213)
- bintan (579)
- Bisnis (30)
- Bogor (1)
- bola (3)
- Bola Kaki (7)
- BP Batam (191)
- bright PLN (42)
- Budaya (7)
- Bukittinggi (1)
- Buruh (5)
- covid 19 (2)
- Dabo Singkep (1)
- daerah (47)
- Danlantamal IV (91)
- DPRD Batam (55)
- dunia (26)
- ekonomi (154)
- ekonomi & Kesehatan (1)
- Energi (8)
- Entertainment (5)
- fokus (12)
- Futsal (1)
- Galeri Foto (4)
- Garut (1)
- Gaya Hidup (63)
- gunung meletus (1)
- haji (1)
- Harga (1)
- headline (18)
- hiburan (28)
- Histori (2)
- hot (5)
- hukum (94)
- ikatan cinta (1)
- India (2)
- industri tekstil (1)
- Informasi (2)
- intermilan (1)
- Internasional (106)
- istanbul (1)
- Jakarta (640)
- jasmani (4)
- Jawa Barat (10)
- Jawa Tengah (14)
- jawa timur (2)
- Jember (1)
- JMSI (24)
- jogja (7)
- Jokowi (5)
- Jose Mourinho (1)
- Kalimantan Barat (3)
- Kalimantan Timur (1)
- Kalteng (1)
- Karachi (1)
- karawang (1)
- karimun (136)
- keamanan (1)
- kebersihan (1)
- Kendal (1)
- kepri (2764)
- Kesehatan (184)
- Keuangan (45)
- konflik (2)
- Korupsi (19)
- Kriminal (118)
- Kubu Raya (1)
- Kuliner (4)
- Lantas (4)
- Liga Inggris (1)
- Liga Spanyol (1)
- Lingga (21)
- Lingkungan (44)
- Luhut Binsar Panjaitan (1)
- Lumajang (1)
- Makasar (3)
- Makro (2)
- Malaysia (1)
- Mamuju (2)
- Manado (2)
- Manfaat (1)
- Martapura (1)
- Masyarakat (7)
- Mauricio Pochettino (1)
- Medan (5)
- Menteri Kesehatan (1)
- Menteri Perhubungan (1)
- Moskow (1)
- Narkotika (40)
- nasional (603)
- Natuna (43)
- Oknum kades (1)
- olahraga (25)
- Opini (2)
- Otomotif (3)
- Pajak (1)
- Pakistan (1)
- palembang (1)
- Palu (1)
- PAN (1)
- Parepare (1)
- Pariwisata (2)
- PDI Perjuangan (1)
- Pekerjaan (1)
- pelecehan (4)
- pelecehan seksual (1)
- Pematangsiantar (1)
- pembunuhan (4)
- pemerintahan (4)
- pemerkosaan (1)
- Pemko Batam (78)
- Pendidikan (40)
- penipuan (3)
- peraturan (1)
- Peristiwa (149)
- Peristiwa ekonomi (1)
- Pertamina (3)
- politik (43)
- Pontianak (1)
- Portugal (1)
- Prancis (1)
- produk (1)
- PSI (1)
- Real Madrid (1)
- Riau (112)
- Rusia (1)
- Sains (3)
- Salawesi Tenggara (1)
- Semarang (2)
- Senam (2)
- Seni (1)
- Serang (1)
- Sermon (66)
- Singapura (4)
- Singkawang (1)
- Solo (6)
- Sosial (44)
- Sport (20)
- Sukabumi (1)
- Sulawesi Barat (2)
- Sumatera Barat (3)
- Sumatra Utara (2)
- Sumedang (3)
- Tanjungpinang (1395)
- Tanjungpura (3)
- Tanjunguban (23)
- tawuran (1)
- teknologi (20)
- Terorisme (1)
- TNI (1)
- Topik (1)
- Tottenham (1)
- Traveloka (1)
- Tren (4)
- turki (1)
- ucapanselamat (1)
- vaksinasi (8)
- vietnam (1)
- Virus Corona (327)
- wisata (47)
- Yerusalem (1)
- Yogyakarta (16)
- Zinedine Zidane (1)
Arsip Blog
-
▼
2021
(354)
-
▼
Januari
(354)
- Di Hadapan Bea Cukai, KKSS Batam: Sampai Kapanpun ...
- Pemko Beri Pelatihan 630 Tenaga Kerja, Ini Tanggal...
- Perang Petasan dan Lempar Batu Warnai Tawuran Warg...
- Polda Metro Patroli Keliling hingga Tengah Malam P...
- Gelandangan Stasiun dan Kelompok Tuyul Bentrok di ...
- Konsumsi Banyak Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker P...
- Khawatir Serangan dari Orang Dalam FBI Periksa 25...
- Kasus Narkoba, Tio Pakusadewo Divonis Satu Tahun Bui
- Jika Saudi Beri Kepastian, Kloter Pertama Haji 202...
- Mengenal Terapi Plasma Darah untuk Pasien Covid-19
- Unilever Indonesia Siap Distribusikan Vaksin Covid-19
- Joe Biden Diminta untuk Lajutkan Pembicaraan Damai...
- Khawatir Serangan dari Orang Dalam, FBI Periksa 25...
- Calo Penerimaan Polisi Raup Rp900 Juta Usai Tipu 2...
- CEK FAKTA: Tidak Benar BPOM Ditekan dan Diancam Ag...
- Gembong Narkoba Kabur Saat Pengembangan Kasus, Pol...
- Viral Video Harimau Loreng Diduga di Lereng Gunung...
- Viral Video Anak-Anak Bermain Saat Ombak Tinggi, B...
- Aniaya Pacar, Nasib Pria di Surabaya Berujung Bui
- Heboh Tiket Lion Air Jakarta-Singapura Rp 150 Ribu
- Pemicu Tawuran Manggarai, Lempar Petasan sampai Le...
- Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran...
- Ahli China Dan WHO Bertanggung Jawab Atas Mewabahn...
- Produk RI Bikin Resah Malaysia Akhirnya Gagal Diha...
- Serangan Terakhir Trump Jelang Lengser, Larang Hua...
- Polisi Buru Penyebar Hoaks Vaksinasi Tewaskan Kasd...
- Indonesia Menuju 1 juta Kasus Positif Covid 19
- Airlangga : TNI dan Polri Diterjunkan untuk Kawal ...
- Mata uang Rupiah Menguat ke Rp 14 ribu ke atas US$
- KNKT Berhasil Unduh Data FDR Pesawat Sriwijaya Air...
- Dikirimi Teman Video Gisel, Wijaya Saputra Akui Le...
- Air Terjun Efrata Samosir, Tempat Wisata Indah dek...
- Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182 Terkendala Gelombang...
- Istana Tak Tahu soal Kabar Airlangga Hartarto Pern...
- Septian David Maulana: Negara Lain Sudah Berkompetisi
- Tinjau Penanganan Gempa di Majene dan Mamuju, Joko...
- Batu Marompa Samosir, Tempat Wisata dengan Spot Fo...
- Hati-Hati Penipuan Pendaftaran Gelombang 12 Progra...
- BNPB Berupaya Tangani Gempa Sulbar dengan Prosedur...
- Hari ke-11, Pencarian Puing dan Korban Sriwijaya A...
- Lirik Lagu Katakan Sejujurnya - Armada
- Pria di Banyuwangi Ini Nekat Perkosa Saudara Istri...
- Satgas: Provinsi Sumut di Urutan 11 Kasus Covid-19...
- Contek Jepang, Menaker Berikan Jaminan Kehilangan ...
- Warga Sulut Positif Covid-19 Bertambah 145 Orang
- Hari Keempat, Tinggi Air di Banjarmasin Belum Juga...
- Mensos Risma: Erupsi Gunung Semeru Mungkin Dampak ...
- Seorang Pemuda di Garut Ditemukan Tewas dalam Salu...
- Kadiskum Lantamal IV Beri Sosialisasi Kesadaran Di...
- Lantamal IV Peduli Pasca Korban Banjir dan Tanah L...
- Wali Kota Batam Muhammad Rudi Tinjau Kondisi Simpa...
- Menyelam Sungai dan Bersihkan Sampah untuk Selamat...
- Inafis Polri Cek CCTV Bandara Soekarno-Hatta untuk...
- Sebuah Kapal Rusia Tenggelam di Perairan Turki
- Selain itu juga Penataan Kawasan Doyo Baru senilai...
- AS Terancam Perang Saudara Jelang Pelantikan Joe B...
- di-balik-pembunuhan-yuliana-sang-pelanggan-tak-pua...
- Mengenal Haji Pertama, Pengusaha Papan Atas Batam ...
- Polres Hulu Sungai Utara Terendam Banjir, 11 Tahan...
- 19.435 Orang Mengungsi Akibat Gempa Mamuju dan Majene
- Lima Cara Cerdas Melindungi Mobil Sehabis Hujan Bi...
- Pembunuhan Janda Muda di Palembang Dipicu Masalah ...
- Hari Pertama Menjabat Joe Biden akan Cabut Laranga...
- Patung Dewi Kwan Im Tertinggi di Asia Tenggara, Pe...
- Fakta-fakta Rumah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Dibo...
- Matahari adalah Bintang Pusat Tata Surya, Ketahui ...
- Rumah Baru Baim Wong Nyaris Disegel baca selengkapnya
- Sekjen PBB Sambut Baik Rencana Penyelenggaraan Pem...
- PSBB Ketat, Tawuran Antara Sekelompok Remaja Pecah...
- Kejar Pencucian Uang Wawan, KPK Ajukan Kasasi Voni...
- ini-kriteria-orang-yang-tak-bisa-disuntik-vaksin-c...
- Gunung Merapi Kembali Menyemburkan Awan Panas Seja...
- VIRAL Pemuda Kaget Lihat Foto Orangtua Pengantin d...
- Perut Membesar hingga Putus Sekolah, Begini Kondis...
- wanita-muda-tewas-bersimbah-darah-di-denpasar-poli...
- Di Kanwil DJBC Kepri, KKSS dan Warga Bugis Makassa...
- Satgas Covid-19 Sebut 17 Orang dengan Kriteria Ini...
- Rel Terendam Banjir, Perjalanan Kereta Api Rute Se...
- Tim SAR Temukan Dompet dan Handphone Penumpang Sri...
- RSUD Andi Makkasau Parepare Rawat 2 Korban Gempa S...
- Didampingi oleh Danramil 03/Nongsa, Bobi Alexander...
- Antisipasi Covid-19 di Pengungsian, Kepala BNPB Mi...
- Innalillahi! Ada Helikopter Jatuh, 7 Orang Tewas
- Aunur Rafiq Yakin Vaksinasi di Kabupaten Karimun F...
- Pemko Batam Mulai Salurkan Program Sembako untuk M...
- Ini Tanggapan KKSS Kota Batam Terkait Penembakan y...
- Pemenang Pilkada Pematangsiantar Wafat, Wali Kota:...
- Bantu Evakuasi Korban Gempa, Pemkot Palu Janjikan ...
- Penularan Covid-19 di Solo Masih Tinggi, Wali Kota...
- Gunung Merapi Erupsi, Muntahkan Awan Panas Sejauh ...
- Bocah Lelaki Dipaksa Operasi Ganti Kelamin kemudia...
- Sukseskan Vaksinasi, Bangkitkan Kembali Ekonomi
- Aksi OPM Sita Perhatian, Begini Langkah Tegas yang...
- Udahlah! Raffi Ahmad Mundur Aja dari Program Vaksi...
- Danlanlantamal IV Pimpin Upacara Tabur Bunga Dalam...
- Usai Disuntik Vaksin, Wakil Wali Kota Batam, Amsak...
- 2 Anak Korban Gempa Majene Terjebak Reruntuhan
- Industri Tekstil Desak Evaluasi Kebijakan Impor
- Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Pijar
- Pembunuh Perempuan di Tanjungpinang Ditangkap di B...
-
▼
Januari
(354)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar