PLN Batam: "Dampingi Kami Sehingga Terbangun Gardu Baru di Tanjung Riau"
![]() |
| Lurah Tanjung Riau bersama Narasumber saat sosialisasi PLN Batam |
BATAM | Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kelistrikan Indonesia (L-Perkkindo), Thomas A.E menjelaskan tentang penyedia tenaga kelistrikan di kota Batam. Selasa, (30/07/2019)
"Tepatnya tanggal 3 Oktober tahun 2000, sebelumnya perusahaan listrik di bawah naungan pemerintah/negara (Persero), selanjutnya diambil alih oleh PT. Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam yang mana merupakan perusahaan swasta murni," terangnya
Di hadiri oleh Perwakilan PLN Batam, Lurah Tanjung Riau, RT/RW. perwakilan Posyandu, PKK, serta masyarakat kelurahan Tanjung Riau di Gedung serba guna (29/7), Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang - Batam.
Lanjutnya, sekilas tentang PLN Batam, jika ada keterlambatan dalam pembayaran tagihan bulanan oleh pelanggan, otomatis gaji mereka ikut juga terlambat dibayarkan. dan juga termasuk membeli bahan baku pembangkit tenaga listrik (Batu bara, Gas), hingga Peralatan operational. Dan juga menjadi salah satu penyebab listrik sering mati bergilir.
"Untuk itu, dalam pertemuan ini bagaimana setiap masalah harus ada solusinya," jelasnya dalam Sosialisasi Peningkatan Konsumsi Tenaga Listrik, Peduli dengan Keselamatan Pengguna Tenaga Listrik dan Menjaga Asset Infrastruktur Tenaga Listrik PT PLN Batam.
Masih di tempat yang sama, Lurah Tanjung Riau, Agus Sofyan menyampaikan kelurahan Tanjung Riau terdapat 19 Rukun Warga (RW) dan 78 Rukun Tetangga (RT), dengan adanya kegiatan sosialisasi dapat menampung aspirasi masyarakat, terhadap pelayanan PLN, khususnya bagi masyarakat di kelurahan Tanjung Riau.
"Semua permasalahan yang dihadapi selama ini akan dirangkum dan dibahas. Serta menjadi bahan sebagai evaluasi kedepan dan juga harus direalisasikan dalam waktu dekat. Saya berharap acara ini tidak berhenti, tapi tetap berjalan setidaknya ada setiap tahun, jadi kita dapat pengawasan dan masukkan - masukkan dari PLN maupun dari masyarakat." Ungkapnya sangat mengapresisasi kegaitan yang digagas L-Perkkindo bersama PLN Batam.
Di hadiri oleh Perwakilan PLN Batam, Lurah Tanjung Riau, RT/RW. perwakilan Posyandu, PKK, serta masyarakat kelurahan Tanjung Riau di Gedung serba guna (29/7), Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang - Batam.
Lanjutnya, sekilas tentang PLN Batam, jika ada keterlambatan dalam pembayaran tagihan bulanan oleh pelanggan, otomatis gaji mereka ikut juga terlambat dibayarkan. dan juga termasuk membeli bahan baku pembangkit tenaga listrik (Batu bara, Gas), hingga Peralatan operational. Dan juga menjadi salah satu penyebab listrik sering mati bergilir.
"Untuk itu, dalam pertemuan ini bagaimana setiap masalah harus ada solusinya," jelasnya dalam Sosialisasi Peningkatan Konsumsi Tenaga Listrik, Peduli dengan Keselamatan Pengguna Tenaga Listrik dan Menjaga Asset Infrastruktur Tenaga Listrik PT PLN Batam.
Masih di tempat yang sama, Lurah Tanjung Riau, Agus Sofyan menyampaikan kelurahan Tanjung Riau terdapat 19 Rukun Warga (RW) dan 78 Rukun Tetangga (RT), dengan adanya kegiatan sosialisasi dapat menampung aspirasi masyarakat, terhadap pelayanan PLN, khususnya bagi masyarakat di kelurahan Tanjung Riau.
"Semua permasalahan yang dihadapi selama ini akan dirangkum dan dibahas. Serta menjadi bahan sebagai evaluasi kedepan dan juga harus direalisasikan dalam waktu dekat. Saya berharap acara ini tidak berhenti, tapi tetap berjalan setidaknya ada setiap tahun, jadi kita dapat pengawasan dan masukkan - masukkan dari PLN maupun dari masyarakat." Ungkapnya sangat mengapresisasi kegaitan yang digagas L-Perkkindo bersama PLN Batam.
![]() |
| Perwakilan Warga Tanjungriau pada Kegiatan Sosialisasi |
Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut, penyampaian dari perwakilan warga, Nurjani mengatakan warga di kampung bukit dari tahun 2018, mereka mengeluhkan kekurang daya hingga pemasangan baru tenaga kelistrikan, mereka bilang sudah mengajukan namun tidak di proses, karena jawaban dari pihak PLN Batam gardu harus di tambah,
"Lahan diperlukan untuk gardu listrik sekitar 5 x 7 meter, dalam bentuk hibah dari masyarakat/pemerintah setempat, karena PLN Batam tidak mempunyai anggaran untuk itu," jelasnya.
Lanjut, hal senada disampaikan warga RW 04, Rudi menuturkan terkait gardu sudah di sosialisasikan kepada masyarakat, untuk lahan pihaknya sudah menyediakannya tapi dari pihak PLN sampai sekarang belum ada tanggapannya.
"Voltase listrik sering turun hingga kini, hal ini sudah terjadi dari lima (5) tahun yang lalu. Kita menjadi tanda tanya besar PLN kemana dan dimana. Selain itu, pencabutan meteran tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sementara yang punya rumah ada anak kecil dan berpenghasilan pas-pasan. kejadian terjadi dalam minggu ini. Seharusnya PLN dapat memberikan waktu." Katanya.
Menanggapi permasalahan tersebut, perwakilan dari PLN Batam, Senior Manager Wilayah Sekupang, Agus menyampaikan terkait pemutusan listrik, petugas PLN tidak serta merta melakukan pemutusan karena harus melihat situasi kondisi pelanggan, disini petugas harus dapat memastikan kapan pelanggan harus membayar, dan konsekuensi selanjutnya baru dicabut setelah ada dispensasi.
"Kami tidak ingin menyusahkan pelanggan, dan pemutusan ini petugas juga harus membawa surat perintah kerja pemutusan, dan selanjutnya dalam pemutusan listrik petugas wajib mencabut MSB bukan meteran lisrik," ujarnya dimana untuk wilayah kerja yang banyak tunggakan pembayaran/hutang terdapat di Wilayah Sekupang.
Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat listrik di wilayah Tanjung Riau tidak beroperasi secara sempurna, terutama di wilayah depan kantor Lurah, karena jarak rentang panjangnya dari gardu sekarang terlalu jauh sehingga daya kelistrikan tidak standar, dan banyak terdapatnya tegangan voltase yang turun. Selain itu, pihaknya pun belum bisa melakukan penyembungan baru kepada 95 pelanggan di daftar tunggu yang saat ini ada.
"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasai disini, dengan bertemu dengan Bapak Lurah dan warganya kedepan harus siap mendampingi kami sampai selesai hingga terbangun gardu baru di lokasi yang kita sepakati bersama." Pungkasnya dalam waktu dekat akan turun kelapangan bersama warga. (KJN/AP )
"Lahan diperlukan untuk gardu listrik sekitar 5 x 7 meter, dalam bentuk hibah dari masyarakat/pemerintah setempat, karena PLN Batam tidak mempunyai anggaran untuk itu," jelasnya.
Lanjut, hal senada disampaikan warga RW 04, Rudi menuturkan terkait gardu sudah di sosialisasikan kepada masyarakat, untuk lahan pihaknya sudah menyediakannya tapi dari pihak PLN sampai sekarang belum ada tanggapannya.
"Voltase listrik sering turun hingga kini, hal ini sudah terjadi dari lima (5) tahun yang lalu. Kita menjadi tanda tanya besar PLN kemana dan dimana. Selain itu, pencabutan meteran tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, sementara yang punya rumah ada anak kecil dan berpenghasilan pas-pasan. kejadian terjadi dalam minggu ini. Seharusnya PLN dapat memberikan waktu." Katanya.
Menanggapi permasalahan tersebut, perwakilan dari PLN Batam, Senior Manager Wilayah Sekupang, Agus menyampaikan terkait pemutusan listrik, petugas PLN tidak serta merta melakukan pemutusan karena harus melihat situasi kondisi pelanggan, disini petugas harus dapat memastikan kapan pelanggan harus membayar, dan konsekuensi selanjutnya baru dicabut setelah ada dispensasi.
"Kami tidak ingin menyusahkan pelanggan, dan pemutusan ini petugas juga harus membawa surat perintah kerja pemutusan, dan selanjutnya dalam pemutusan listrik petugas wajib mencabut MSB bukan meteran lisrik," ujarnya dimana untuk wilayah kerja yang banyak tunggakan pembayaran/hutang terdapat di Wilayah Sekupang.
Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat listrik di wilayah Tanjung Riau tidak beroperasi secara sempurna, terutama di wilayah depan kantor Lurah, karena jarak rentang panjangnya dari gardu sekarang terlalu jauh sehingga daya kelistrikan tidak standar, dan banyak terdapatnya tegangan voltase yang turun. Selain itu, pihaknya pun belum bisa melakukan penyembungan baru kepada 95 pelanggan di daftar tunggu yang saat ini ada.
"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasai disini, dengan bertemu dengan Bapak Lurah dan warganya kedepan harus siap mendampingi kami sampai selesai hingga terbangun gardu baru di lokasi yang kita sepakati bersama." Pungkasnya dalam waktu dekat akan turun kelapangan bersama warga. (KJN/AP )
Follow & Subscribe
Berita Populer
-
KEPRI | Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto membuka forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah d...
-
UNDANI 'KEPALA SEKSI PELAYANAN DAN INFORMASI BEA & CUKAI KPU TIFE B KOTA BATAM' BATAM - BERITABATAM.COM - Akibat dari pemberi...
-
Maria Pauline Lumowa, Buronan Pembobol Bank BNI Tiba di Indonesia JAKARTA - Beritabatam.com | Buronan pembobol kas Bank BNI senila...
-
Jakarta-Beritabatam.com | Awal 2021 jadi harapan baru pandemi Covid-19 berakhir. Ketersediaan vaksin salah satunya. Badan Pengawas Obat da...
-
Pemilik Bruno Pet Clinik Batam Merasa Dirugikan Atas Postingan Akun IG @kikyalessa22 BATAM - Beritabatam.com | Yuli Angkasa alias Awang pem...
-
KARIMUN | Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Hengy Pramudya S.I.K secara langsung memimpin pemusnahan barang bukti di Halaman Mapolres...
-
BANDUNG,Beritabatam.com - Radang tenggorokan termasuk penyakit yang sering kali menyerang pada orang dewasa maupun anak-anak. Biasany...
Label
- AC Milan (1)
- Ahok (2)
- amerika serikat (1)
- Amuntai (1)
- Analisis (1)
- Anambas (33)
- artis (1)
- As (1)
- Bali (1)
- Banda Aceh (4)
- Bandung (7)
- Bangkalan (1)
- Banjarmasin (1)
- bata (1)
- batam (1888)
- bawah umur (2)
- Bayern Munchen (1)
- Bayolali Jawa tengah (1)
- Belanda (1)
- bencan alam (1)
- bencana (34)
- Bengkalis (80)
- Bengkulu (1)
- ber (1)
- Berita (30)
- Berita Terkini (2602)
- beritapolisi (213)
- bintan (579)
- Bisnis (30)
- Bogor (1)
- bola (3)
- Bola Kaki (7)
- BP Batam (191)
- bright PLN (42)
- Budaya (7)
- Bukittinggi (1)
- Buruh (5)
- covid 19 (2)
- Dabo Singkep (1)
- daerah (47)
- Danlantamal IV (91)
- DPRD Batam (55)
- dunia (26)
- ekonomi (154)
- ekonomi & Kesehatan (1)
- Energi (8)
- Entertainment (5)
- fokus (12)
- Futsal (1)
- Galeri Foto (4)
- Garut (1)
- Gaya Hidup (63)
- gunung meletus (1)
- haji (1)
- Harga (1)
- headline (18)
- hiburan (28)
- Histori (2)
- hot (5)
- hukum (94)
- ikatan cinta (1)
- India (2)
- industri tekstil (1)
- Informasi (2)
- intermilan (1)
- Internasional (106)
- istanbul (1)
- Jakarta (640)
- jasmani (4)
- Jawa Barat (10)
- Jawa Tengah (14)
- jawa timur (2)
- Jember (1)
- JMSI (24)
- jogja (7)
- Jokowi (5)
- Jose Mourinho (1)
- Kalimantan Barat (3)
- Kalimantan Timur (1)
- Kalteng (1)
- Karachi (1)
- karawang (1)
- karimun (136)
- keamanan (1)
- kebersihan (1)
- Kendal (1)
- kepri (2764)
- Kesehatan (184)
- Keuangan (45)
- konflik (2)
- Korupsi (19)
- Kriminal (118)
- Kubu Raya (1)
- Kuliner (4)
- Lantas (4)
- Liga Inggris (1)
- Liga Spanyol (1)
- Lingga (21)
- Lingkungan (44)
- Luhut Binsar Panjaitan (1)
- Lumajang (1)
- Makasar (3)
- Makro (2)
- Malaysia (1)
- Mamuju (2)
- Manado (2)
- Manfaat (1)
- Martapura (1)
- Masyarakat (7)
- Mauricio Pochettino (1)
- Medan (5)
- Menteri Kesehatan (1)
- Menteri Perhubungan (1)
- Moskow (1)
- Narkotika (40)
- nasional (603)
- Natuna (43)
- Oknum kades (1)
- olahraga (25)
- Opini (2)
- Otomotif (3)
- Pajak (1)
- Pakistan (1)
- palembang (1)
- Palu (1)
- PAN (1)
- Parepare (1)
- Pariwisata (2)
- PDI Perjuangan (1)
- Pekerjaan (1)
- pelecehan (4)
- pelecehan seksual (1)
- Pematangsiantar (1)
- pembunuhan (4)
- pemerintahan (4)
- pemerkosaan (1)
- Pemko Batam (78)
- Pendidikan (40)
- penipuan (3)
- peraturan (1)
- Peristiwa (149)
- Peristiwa ekonomi (1)
- Pertamina (3)
- politik (43)
- Pontianak (1)
- Portugal (1)
- Prancis (1)
- produk (1)
- PSI (1)
- Real Madrid (1)
- Riau (112)
- Rusia (1)
- Sains (3)
- Salawesi Tenggara (1)
- Semarang (2)
- Senam (2)
- Seni (1)
- Serang (1)
- Sermon (66)
- Singapura (4)
- Singkawang (1)
- Solo (6)
- Sosial (44)
- Sport (20)
- Sukabumi (1)
- Sulawesi Barat (2)
- Sumatera Barat (3)
- Sumatra Utara (2)
- Sumedang (3)
- Tanjungpinang (1395)
- Tanjungpura (3)
- Tanjunguban (23)
- tawuran (1)
- teknologi (20)
- Terorisme (1)
- TNI (1)
- Topik (1)
- Tottenham (1)
- Traveloka (1)
- Tren (4)
- turki (1)
- ucapanselamat (1)
- vaksinasi (8)
- vietnam (1)
- Virus Corona (327)
- wisata (47)
- Yerusalem (1)
- Yogyakarta (16)
- Zinedine Zidane (1)
Arsip Blog
-
▼
2019
(704)
-
▼
Juli
(68)
- 4 Pelaku Illegal Fishing Dengan Bom Ikan Di Tangkap
- PLN Batam: "Dampingi Kami Sehingga Terbangun Gardu...
- Pemilik Hotel Satria ( Billy ) Siap Tuntut Balik R...
- Tabrak Batu, Kapal SB Tenggiri 4 Tenggelam di Pera...
- Wakil Bupati Karimun Buka MUSORKAB V KONI Kabupate...
- BP Batam Buka Klinik Berusaha di 2nd Indonesia In...
- BP Batam Berpartisipasi di 2nd Indonesia Investmen...
- Penandatanganan Proyek Blockchain Terbesar oleh BP...
- BP Batam Tarik Investasi Taiwan
- Plt. Gubernur Hadiri Business Forum dan Rakernas H...
- KSOP Kelas I TBK Sosialisasikan Penggunaan AIS dan...
- Penandatanganan Proyek Blockchain Terbesar oleh BP...
- Bupati Karimun Bantu Proses Pengkebumian Alm Jamin...
- BP Batam Siap Bantu Akselerasi Investasi Malaysia ...
- Cegah Penyelewengan Dana Desa, Tim Binwas Turun ke...
- BP Batam Tawarkan Pembuatan Kapal Middle East Pada...
- Karena Pariwisata dan Perikanan, Dubes Undang Kepri
- Jadikan Donor Darah sebagai Kebiasaan
- BP Batam Hadir di Kepri Syariah dan Halal Festival...
- Isdianto Harapkan Fasilitas Rusun Bisa Tingkatkan ...
- H Baini Terpilih Ketua HNSI Bintan priode 2019-2024
- Sekjen Melayu Raya Apresiasi Ketua DPC HNSI Binta...
- Peluang Besar Batam dalam Pengembangan Produk Hala...
- Sekda: Pengawasan Teknis Tata Ruang Kepri Akan Dit...
- Hannover Messe Gaet Industri Batam Dalam Pameran A...
- Terkait Penilaian WTP dari BPK RI, BP Batam Ke DPR RI
- Sukses Gaet Pegatron, BP Batam Diundang dalam 7th ...
- Kapolres Bintan Lepas Tiga Purnawira Bhakti Akhir ...
- BP Batam Batalkan ALokasi Lahan Perusahaan Tidak K...
- 3 Perusahaan Hongkong Jajaki Peluang Investasi di ...
- Puting Beliung Di Bintan, Rumah Warga Porak Poranda
- Bangun ROW 30, Rudi Tinjau JalanTiban Indah
- PLN Batam Lakukan Perbaikan IPP Tanjung Kasam
- Ini Penyebab Mati Lampu di Sejumlah Titik di Kota ...
- 40 penumpang MV Indra Bupala Berhasil di Evakuasi ...
- Di Bintan, Orang Tua Di Beri Waktu Seminggu Temani...
- RDPU Komisi I DPRD Batam: Barang Perusahaan Tidak ...
- 8 Pejabat Baru BP Batam Di Lantik
- Isdianto Resmi Plt Gubernur Kepri
- Terkait Narkoba, Anak Di Bawah Umur Di Jatuhi Huku...
- Kepala BP Batam dan Jajaran bersama Pendiri Kira...
- Rapat Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Airport...
- Barang Bukti Uang 6000 Dolar, Pejabat Tinggi Kepri...
- Kapolres Karimun Kunjungi Ibu Yanti, Program Bedah...
- Puncak HUT Bhayangkara ke-73 Tahun, Kapolres Karim...
- Anggota IWO Tanjungpinang Juara Lomba Karya Jurnal...
- Komisi IV DPR RI Akan Rekomendasikan Perluasan Pel...
- Humas BP Batam Apresiasi Forum Kehumasan Polri
- Promosikan Ironman 70.3 Bintan, Pemkab dan Metaspo...
- Demografi Strategis Pancing Minat PAKTEL Relokasi ...
- Pertemuan Gubernur Nurdin Dengan Presiden Jokowi ...
- DPRD Batam: 65 Kontainer Limbah Plastik Harus Dike...
- Kawal Kedatangan Dirjen Hubla, Nurdin singgung Pro...
- Ngopi Bareng Kapolres Karimun Bersama Awak Media ...
- Pengadilan Tinggi Pekanbaru Batalkan Putusan PN Ta...
- 13 Calon Tenaga Ahli Programmer Lolos Seleksi di D...
- Komisi I DPRD Sarankan BP2RD dan PTSP Batam Studi ...
- 30 orang Anggota Polres Bintan Naik Pangkat
- Walikota Tanjungpinang Resmikan Pekan Pelayanan Pu...
- DPRD Kota Batam Minta Pemko Batam Tindak Lanjuti T...
- Terkait Import Sampah, DPRD Batam Akan Panggil KLH...
- Dalam Rangka Hormati jasa Pahlawan, Polres Karimun...
- WBK dan WBBM Diwujudkan Bandara Hang Nadim dan Pel...
- Ketua DPRD Batam Desak Oknum RT/RW "Nakal" Dipecat
- PLN Batam Peduli Korban Kebakaran Baloi Persero
- Gubernur Nurdin Ingin Kafilah STQH XXV Pulang Bawa...
- TNI Polri Bersama Masyarakat Kabupaten Bintan Dek...
- HUT Bhayangkara ke 73 th Polres Bintan semarakkan...
-
▼
Juli
(68)

