Badan Pengusahaan Batam Promosi Ke Beijing
![]() |
| Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto (kiri) |
BATAM | Badan Pengusahaan (BP) Batam secara gencar melakukan promosi investasi ke sejumlah negara. Promosi Batam juga dilakukan di negara Tiongkok, tepatnya di Kota Beijing, dalam sebuah agenda Indonesia-China Business Forum on Investment and Tourism dengan mengusung tema “Doing Business with Wonderful Indonesia” yang digagas oleh Kedutaan Besar RI untuk Republik Rakyat China.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya KBRI di Beijing untuk secara aktif mempromosikan potensi investasi dan pariwisata Indonesia kepada para pelaku usaha di Tiongkok. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jejaring sosial antara pemangku kepentingan di Indonesia dan Tiongkok. Kamis, (19/09/2019)
Dalam Business Forum yang berlangung pada Rabu (18/9) pagi di Imperial Ballroom, Four Seasons Hotel Beijing, delegasi BP Batam dipimpin oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto, bersama Kepala Kantor Pengelolaan Lahan, Imam Bachroni dan Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar, juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dan Direktur Jenderal Asia-Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya.
Beberapa isu yang diangkat dalam forum internasional itu adalah potensi kerja sama bidang pembangunan kawasan industri, proyek infrastruktur, e-commerce, jamu dan obat tradisional, serta pariwisata.
Dalam sambutan pembukaannya, Dubes RI untuk RRC dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mengatakan salah satu investor dari Venture Beat pernah membandingkan, bahwa berinvestasi di Indonesia saat ini sama seperti berinvestasi di Cina pada tahun 2008. Karena Indonesia memiliki semua bahan yang diperlukan untuk membuat investasi yang menguntungkan.
Hari ini, Indonesia adalah rumah bagi 266 juta penduduk dengan konsumsi tinggi dari warga berpendapatan menengah. Selain telah mendapatkan peringkat investasi BBB dari tiga lembaga pemeringkat kredit besar: Fitch, Moody's dan Standard and Poor's, Forbes dalam artikel terbarunya, menyebutkan bahwa Indonesia sebagai Harimau baru Asia Tenggara.
“Tidak hanya itu, Kawasan Perdagangan Bebas Batam adalah wilayah dengan jutaan peluang. Batam tidak hanya menyediakan insentif dan fasilitas bagi investor, tetapi juga berlokasi strategis di area hub rantai global internasional,” kata Djauhari Oratmangun.
Hal ini diamini oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum BP Batam, Purwiyanto, yang menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan Batam. Ia kemudian menjelaskan keunggulan Batam dengan tujuh pulau di sekitarnya telah menjadi favorit yang tidak perlu dipersoalkan untuk tujuan investasi dan kegiatan ekspor dari Indonesia. Ketujuh pulau yang dimaksud adalah Pulau Batam, Rempang, Janda Berias, Nipah, Setoko, Tanjung Sauh, Galang, Galang Baru, dengan total luas sekitar 75 ribu hektar.
BP Batam mendorong para pengusaha Cina dan Batam untuk bekerja sama dalam percepatan kegiatan investasi. “Bisa kita lakukan kerja sama untuk memproduksi produk Cina untuk diekspor ke AS. Menggunakan COO Formulir A agar memenuhi syarat untuk skema GSP AS. Selain itu, produk-produk AS untuk diekspor ke Cina. Anggota ASEAN dan mitra dagangnya, dapat menggunakan skema FTA, CEPA, RCEP dan instrumen serupa lainnya,” jelas Purwiyanto.
Hal ini dapat terlaksana karena BP Batam diberi mandat untuk menerbitkan COO sehingga produk-produk tersebut diakui sebagai Indonesia atau diproduksi di ASEAN. Selain itu juga didukung skema Pengaturan Perdagangan Bebas Daratan Indonesia (FTA Inland) dan skema Zona Ekonomi Khusus, yang mengatur produksi barang dari negara-negara yang belum memiliki perdagangan atau kerja sama ekonomi dengan Indonesia, untuk diekspor ke pasar global dan untuk dijual di pasar Indonesia.
BP Batam juga mendorong kolega dari RRC dan para pengusaha Cina untuk memulai usaha investasi greenfield dengan menggabungkan aset BP Batam di tujuh pulau tadi, di bawah skema FTZ Batam.
Dalam Business Forum yang berlangung pada Rabu (18/9) pagi di Imperial Ballroom, Four Seasons Hotel Beijing, delegasi BP Batam dipimpin oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto, bersama Kepala Kantor Pengelolaan Lahan, Imam Bachroni dan Direktur Promosi dan Humas, Dendi Gustinandar, juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dan Direktur Jenderal Asia-Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya.
Beberapa isu yang diangkat dalam forum internasional itu adalah potensi kerja sama bidang pembangunan kawasan industri, proyek infrastruktur, e-commerce, jamu dan obat tradisional, serta pariwisata.
Dalam sambutan pembukaannya, Dubes RI untuk RRC dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, mengatakan salah satu investor dari Venture Beat pernah membandingkan, bahwa berinvestasi di Indonesia saat ini sama seperti berinvestasi di Cina pada tahun 2008. Karena Indonesia memiliki semua bahan yang diperlukan untuk membuat investasi yang menguntungkan.
Hari ini, Indonesia adalah rumah bagi 266 juta penduduk dengan konsumsi tinggi dari warga berpendapatan menengah. Selain telah mendapatkan peringkat investasi BBB dari tiga lembaga pemeringkat kredit besar: Fitch, Moody's dan Standard and Poor's, Forbes dalam artikel terbarunya, menyebutkan bahwa Indonesia sebagai Harimau baru Asia Tenggara.
“Tidak hanya itu, Kawasan Perdagangan Bebas Batam adalah wilayah dengan jutaan peluang. Batam tidak hanya menyediakan insentif dan fasilitas bagi investor, tetapi juga berlokasi strategis di area hub rantai global internasional,” kata Djauhari Oratmangun.
Hal ini diamini oleh Anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum BP Batam, Purwiyanto, yang menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan Batam. Ia kemudian menjelaskan keunggulan Batam dengan tujuh pulau di sekitarnya telah menjadi favorit yang tidak perlu dipersoalkan untuk tujuan investasi dan kegiatan ekspor dari Indonesia. Ketujuh pulau yang dimaksud adalah Pulau Batam, Rempang, Janda Berias, Nipah, Setoko, Tanjung Sauh, Galang, Galang Baru, dengan total luas sekitar 75 ribu hektar.
BP Batam mendorong para pengusaha Cina dan Batam untuk bekerja sama dalam percepatan kegiatan investasi. “Bisa kita lakukan kerja sama untuk memproduksi produk Cina untuk diekspor ke AS. Menggunakan COO Formulir A agar memenuhi syarat untuk skema GSP AS. Selain itu, produk-produk AS untuk diekspor ke Cina. Anggota ASEAN dan mitra dagangnya, dapat menggunakan skema FTA, CEPA, RCEP dan instrumen serupa lainnya,” jelas Purwiyanto.
Hal ini dapat terlaksana karena BP Batam diberi mandat untuk menerbitkan COO sehingga produk-produk tersebut diakui sebagai Indonesia atau diproduksi di ASEAN. Selain itu juga didukung skema Pengaturan Perdagangan Bebas Daratan Indonesia (FTA Inland) dan skema Zona Ekonomi Khusus, yang mengatur produksi barang dari negara-negara yang belum memiliki perdagangan atau kerja sama ekonomi dengan Indonesia, untuk diekspor ke pasar global dan untuk dijual di pasar Indonesia.
BP Batam juga mendorong kolega dari RRC dan para pengusaha Cina untuk memulai usaha investasi greenfield dengan menggabungkan aset BP Batam di tujuh pulau tadi, di bawah skema FTZ Batam.
![]() |
| Business Forum |
Diakui Purwiyanto, Batam berbeda dengan daerah investasi lainnya di Indonesia karena memiliki nilai tambah berupa ketersediaan tanah dan aset, serta insentif fiscal, seperti bea masuk dan pembebasan PPN dalam skema FTZ, tax holiday dan pengurangan pajak untuk kegiatan investasi di Batam. Dukungan berinvestasi tersebut telah ditetapkan sebagai hasil dari koordinasi dengan pemerintah daerah.
“BP Batam juga memiliki Klinik Berusaha sebagai platform konsultasi untuk mengatasi permasalahan umum yang dialami investor dan eksportir, seperti lahan, perdagangan, lingkungan, ketenagakerjaan, imigrasi dan kebijakan fiskal. Kemudian ada juga Investment Batam Online Single Submission (IBOSS) yang memproses prosedur perizinan investasi dalam waktu sekitar satu jam saja,” jelas Purwiyanto.
Direktur Jenderal Asia Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya, menyampaikan bahwa Indonesia sekarang lebih kompetitif dalam dunia investasi. Hal tersebut bisa dilihat dari ranking Indonesia tahun 2019 yang berada pada posisi 31, naik 12, dibandingkan tahun 2018 yang berada pada rangking 43.
Desra mengemukakan bahwa key sector Indonesia saat ini pada 5 sektor. Pertama adalah manufacturing, Indonesia akan menjadi hub untuk manufaktur di Asia, di mana saat ini kontribusi manufacturing adalah 20,5% dari GDP. Kedua konektivitas, Indonesia akan meningkatkan konektivitas ke seluruh dunia, dan sektor ketiga adalah pengembangan energi di berbagai bidang. Keempat, pariwisata, di mana dalam 1 dekade jumlah turis meningkat dua kali lipat. Kelima, yaitu tringular cooperation, di mana Indonesia, China dan Afrika mampu membangun kerjasama bersama.
Business Forum mendapatkan respon positif dari berbagai pengusaha Indonesia dan Tiongkok. Tercatat sekitar 200 peserta hadir pada gelaran itu. Para peserta antusias dalam mendengarkan paparan yang disampaikan, baik oleh narasumber Indonesia maupun Tiongkok.
Selain delegasi Kementerian Luar Negeri dan BP Batam, forum bisnis yang juga dilaksanakan dalam rangka syukuran HUT RI-74, juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pemasaran Area I (China I) Kementerian Pariwisata RI, Indera Dewantho; Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero), Agung Budi Waskito; Vice President of International Affairs Xiaomi Inc., Christine Wong; dan Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu, Thomas Hartono.
“BP Batam juga memiliki Klinik Berusaha sebagai platform konsultasi untuk mengatasi permasalahan umum yang dialami investor dan eksportir, seperti lahan, perdagangan, lingkungan, ketenagakerjaan, imigrasi dan kebijakan fiskal. Kemudian ada juga Investment Batam Online Single Submission (IBOSS) yang memproses prosedur perizinan investasi dalam waktu sekitar satu jam saja,” jelas Purwiyanto.
Direktur Jenderal Asia Fasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Desra Percaya, menyampaikan bahwa Indonesia sekarang lebih kompetitif dalam dunia investasi. Hal tersebut bisa dilihat dari ranking Indonesia tahun 2019 yang berada pada posisi 31, naik 12, dibandingkan tahun 2018 yang berada pada rangking 43.
Desra mengemukakan bahwa key sector Indonesia saat ini pada 5 sektor. Pertama adalah manufacturing, Indonesia akan menjadi hub untuk manufaktur di Asia, di mana saat ini kontribusi manufacturing adalah 20,5% dari GDP. Kedua konektivitas, Indonesia akan meningkatkan konektivitas ke seluruh dunia, dan sektor ketiga adalah pengembangan energi di berbagai bidang. Keempat, pariwisata, di mana dalam 1 dekade jumlah turis meningkat dua kali lipat. Kelima, yaitu tringular cooperation, di mana Indonesia, China dan Afrika mampu membangun kerjasama bersama.
Business Forum mendapatkan respon positif dari berbagai pengusaha Indonesia dan Tiongkok. Tercatat sekitar 200 peserta hadir pada gelaran itu. Para peserta antusias dalam mendengarkan paparan yang disampaikan, baik oleh narasumber Indonesia maupun Tiongkok.
Selain delegasi Kementerian Luar Negeri dan BP Batam, forum bisnis yang juga dilaksanakan dalam rangka syukuran HUT RI-74, juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pemasaran Area I (China I) Kementerian Pariwisata RI, Indera Dewantho; Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero), Agung Budi Waskito; Vice President of International Affairs Xiaomi Inc., Christine Wong; dan Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu, Thomas Hartono.
Humas BP Batam
Follow & Subscribe
Berita Populer
-
KEPRI | Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto membuka forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah d...
-
UNDANI 'KEPALA SEKSI PELAYANAN DAN INFORMASI BEA & CUKAI KPU TIFE B KOTA BATAM' BATAM - BERITABATAM.COM - Akibat dari pemberi...
-
Maria Pauline Lumowa, Buronan Pembobol Bank BNI Tiba di Indonesia JAKARTA - Beritabatam.com | Buronan pembobol kas Bank BNI senila...
-
Jakarta-Beritabatam.com | Awal 2021 jadi harapan baru pandemi Covid-19 berakhir. Ketersediaan vaksin salah satunya. Badan Pengawas Obat da...
-
Pemilik Bruno Pet Clinik Batam Merasa Dirugikan Atas Postingan Akun IG @kikyalessa22 BATAM - Beritabatam.com | Yuli Angkasa alias Awang pem...
-
KARIMUN | Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Hengy Pramudya S.I.K secara langsung memimpin pemusnahan barang bukti di Halaman Mapolres...
-
BANDUNG,Beritabatam.com - Radang tenggorokan termasuk penyakit yang sering kali menyerang pada orang dewasa maupun anak-anak. Biasany...
Label
- AC Milan (1)
- Ahok (2)
- amerika serikat (1)
- Amuntai (1)
- Analisis (1)
- Anambas (33)
- artis (1)
- As (1)
- Bali (1)
- Banda Aceh (4)
- Bandung (7)
- Bangkalan (1)
- Banjarmasin (1)
- bata (1)
- batam (1888)
- bawah umur (2)
- Bayern Munchen (1)
- Bayolali Jawa tengah (1)
- Belanda (1)
- bencan alam (1)
- bencana (34)
- Bengkalis (80)
- Bengkulu (1)
- ber (1)
- Berita (30)
- Berita Terkini (2602)
- beritapolisi (213)
- bintan (579)
- Bisnis (30)
- Bogor (1)
- bola (3)
- Bola Kaki (7)
- BP Batam (191)
- bright PLN (42)
- Budaya (7)
- Bukittinggi (1)
- Buruh (5)
- covid 19 (2)
- Dabo Singkep (1)
- daerah (47)
- Danlantamal IV (91)
- DPRD Batam (55)
- dunia (26)
- ekonomi (154)
- ekonomi & Kesehatan (1)
- Energi (8)
- Entertainment (5)
- fokus (12)
- Futsal (1)
- Galeri Foto (4)
- Garut (1)
- Gaya Hidup (63)
- gunung meletus (1)
- haji (1)
- Harga (1)
- headline (18)
- hiburan (28)
- Histori (2)
- hot (5)
- hukum (94)
- ikatan cinta (1)
- India (2)
- industri tekstil (1)
- Informasi (2)
- intermilan (1)
- Internasional (106)
- istanbul (1)
- Jakarta (640)
- jasmani (4)
- Jawa Barat (10)
- Jawa Tengah (14)
- jawa timur (2)
- Jember (1)
- JMSI (24)
- jogja (7)
- Jokowi (5)
- Jose Mourinho (1)
- Kalimantan Barat (3)
- Kalimantan Timur (1)
- Kalteng (1)
- Karachi (1)
- karawang (1)
- karimun (136)
- keamanan (1)
- kebersihan (1)
- Kendal (1)
- kepri (2764)
- Kesehatan (184)
- Keuangan (45)
- konflik (2)
- Korupsi (19)
- Kriminal (118)
- Kubu Raya (1)
- Kuliner (4)
- Lantas (4)
- Liga Inggris (1)
- Liga Spanyol (1)
- Lingga (21)
- Lingkungan (44)
- Luhut Binsar Panjaitan (1)
- Lumajang (1)
- Makasar (3)
- Makro (2)
- Malaysia (1)
- Mamuju (2)
- Manado (2)
- Manfaat (1)
- Martapura (1)
- Masyarakat (7)
- Mauricio Pochettino (1)
- Medan (5)
- Menteri Kesehatan (1)
- Menteri Perhubungan (1)
- Moskow (1)
- Narkotika (40)
- nasional (603)
- Natuna (43)
- Oknum kades (1)
- olahraga (25)
- Opini (2)
- Otomotif (3)
- Pajak (1)
- Pakistan (1)
- palembang (1)
- Palu (1)
- PAN (1)
- Parepare (1)
- Pariwisata (2)
- PDI Perjuangan (1)
- Pekerjaan (1)
- pelecehan (4)
- pelecehan seksual (1)
- Pematangsiantar (1)
- pembunuhan (4)
- pemerintahan (4)
- pemerkosaan (1)
- Pemko Batam (78)
- Pendidikan (40)
- penipuan (3)
- peraturan (1)
- Peristiwa (149)
- Peristiwa ekonomi (1)
- Pertamina (3)
- politik (43)
- Pontianak (1)
- Portugal (1)
- Prancis (1)
- produk (1)
- PSI (1)
- Real Madrid (1)
- Riau (112)
- Rusia (1)
- Sains (3)
- Salawesi Tenggara (1)
- Semarang (2)
- Senam (2)
- Seni (1)
- Serang (1)
- Sermon (66)
- Singapura (4)
- Singkawang (1)
- Solo (6)
- Sosial (44)
- Sport (20)
- Sukabumi (1)
- Sulawesi Barat (2)
- Sumatera Barat (3)
- Sumatra Utara (2)
- Sumedang (3)
- Tanjungpinang (1395)
- Tanjungpura (3)
- Tanjunguban (23)
- tawuran (1)
- teknologi (20)
- Terorisme (1)
- TNI (1)
- Topik (1)
- Tottenham (1)
- Traveloka (1)
- Tren (4)
- turki (1)
- ucapanselamat (1)
- vaksinasi (8)
- vietnam (1)
- Virus Corona (327)
- wisata (47)
- Yerusalem (1)
- Yogyakarta (16)
- Zinedine Zidane (1)
Arsip Blog
-
▼
2019
(704)
-
▼
September
(66)
- Direktur JNE Dianugrahi Satyalancana di Hari Bhakt...
- JNE Raih Penghargaan Tingkat Nasional dan Internas...
- PDSI BP Batam Gelar Workshop " Peran Big Data dala...
- Insan Pers Gelar Aksi Solidaritas Tolak Kekerasan ...
- Kapolda Kepri Pimpin Serah Terima Jabatan Dirpamob...
- Tim Surveyor Lakukan Survei Akreditasi SNARS Edisi...
- Gas Bumi Masih Menjadi Energi Paling Efisien
- Wartawan Karimun Kecam Aksi Kekerasan Oknum Polisi...
- Isu Tata Ruang Batam Trending Topic di Grup WA Pem...
- PLt. Gubernur Kepri Isdianto Optimis Wisata Kepri ...
- HUT Ke 29, JNE Adakan Kompetisi Menulis Untuk Jurn...
- Hadiri Peresmian Mesjid SMRS, Plt. Gubernur Yakin ...
- 9 Atlit Panahan Kepri Siap Berlaga Di Pra PON
- Optimalkan Transhipment Hub, BP Batam Turunkan Bia...
- SK Pergantian Pimpinan Fraksi PAN Batam Diduga 'Bo...
- Anggota DPRD KEPRI Wahyu Wahyudin bersama TK IT KE...
- Polda Kepri Bersama Gravity Enduro Indonesia Gelar...
- BP Batam Promosikan Batam di Australia
- Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Jadi Ikon Baru Batam
- Badan Pengusahaan Batam Promosi Ke Beijing
- Kepala BP Batam Tinjau Lahan dan Aset BP Batam
- Luar Biasa ! Gedung DPRD Kota Batam Masih Pakai AC...
- Rapat Paripurna VI DPRD Kota Batam Keluarkan Atura...
- Kapolda dan Plt. Gubernur Kepri Sinergi Penanggula...
- Isdianto Tinjau Proyek Gurindam 12 Tanjung Pinang
- Kandang Babi di KKOP Hang Nadim Disikat Patroli Ga...
- BP Batam Kembangkan LMS, Bisa Urus Izin Mendapatka...
- Lepas Kontingen Pomnas Kepri ke Pomnas XVI Jakarta...
- POLRES BINTAN POLDA KEPRI MUSNAHKAN BARANG BUKTI N...
- Patroli Gabungan Penertiban Kegiatan Ilegal di KKO...
- Ini Susunan dan Anggota Fraksi DPRD Kepri Periode ...
- Intip Keseruan Live Musik di Taman Rusa Sekupang
- KSOP Karimun Gelar Donor Darah
- Tiga Tahun Berturut, BP Batam Raih Opini WTP BPK RI
- Rayakan Anniversary Ke-4, BMC Karimun Sukses Undan...
- Pulau Penyengat ditetapkan Sebagai Pulau Perdamaia...
- Selesaikan Masalah Pemukiman di Hutan Lindung, Isd...
- Terancam Kekeringan, Isdianto Siap Kirim Air Bersi...
- KUA-PPAS APBD Batam 2020 Butuh Waktu Pembahasan Le...
- Anggota Baru Ini Siap Jadikan DPRD Batam Wadah Asp...
- Sekwan DPRD KEPRI Hamidi Meminta Maaf Kepada Huzr...
- Nuryanto Kembali Pimpin DPRD Kota Batam
- Pembangkit Listrik Panaran Alami Gangguan, PLN Bat...
- Persekutuan Doa BP Batam Gelar Doa Bersama
- Perbaiki PLTGU Tanjung Uncang, bright PLN Batam Im...
- Mal Administrasi 107 Hektar Reklamasi Golden Prown...
- Wakapolda Kepri Sampaikan Hasil Operasi Antik Seli...
- Anggota DPRD Kepri Periode 2019-2024 Resmi Dilantik
- Polda Kepri Selamatkan 31 Perempuan Korban Tindak ...
- Polda Kepri Ungkap Tindak Pidana Pencurian Kendara...
- BP Batam Gaet Investor dari Ajang CIFIT 2019
- Tiga Dandim Baru di Kepri di Lantik Danrem 033/Wir...
- 3.200 Pelari dari Dalam dan Mancanegara Meriahkan ...
- Fraksi DPRD Batam 2019-2024, 7 Murni dan 2 Gabungan
- Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Kun...
- HPN 2019, Bright PLN Batam Utamakan Keluhan Pelanggan
- Plt. Gubernur Kepri Isdianto Lantik Ketua PMI Kabu...
- Peringati Hari Pelanggan Nasional, bright PLN Bata...
- Aneh Tapi Nyata dari PN Batam Ekstasi 1800 Butir ...
- Polda Kepri Terima Kunjungan Ketua Polis Johor Mal...
- Tolak Pembayaran Nasabah, Kencana Motor Incar Pena...
- Underpass Pelita Segera Diperbaiki, Rute Jalan Ter...
- Besembang Bercerite Kantibmas, Cara Brimob Polda ...
- Merasa Tertipu, Murni Laporkan "Pengusaha Pengemba...
- Bandara Hang Nadim Batam Terima Penghargaan Anuger...
- Laboratorium Uji BP Batam Siap Lakukan Pengujian B...
-
▼
September
(66)

