Sempat Sukses, Jerman Kembali Hadapi Lonjakan Virus Korona
![]() |
| Ilustrasi. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit. (Foto: Staff/AccuWeather) |
JAKARTA - Beritabatam.com | Pandemi virus korona (Covid-19) mengubah kehidupan seperti yang diketahui manusia pada tahun 2020, dan ketika banyak orang di dunia mulai memeriksa bagaimana dan kapan harus melanjutkan aktivitas sehari-hari, jelas bahwa ada banyak tantangan yang harus diatasi sebelum kehidupan normal sehari-hari dapat dilanjutkan sepenuhnya.
SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit Covid-19, telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia dan membunuh ratusan ribu, tetapi lebih dari 6 juta telah pulih dari penyakit ganas tersebut.
Hingga pakar-pakar kesehatan di belahan dunia sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan vaksin sembari melakukan penelitian penting tentang perilaku virus, faktor apa yang dapat menghambat penyebarannya dan kemungkinan gejala lain yang mungkin ditimbulkannya.
Sebelumnya Negara Jerman sempat sukses dalam mengendalikan virus ini, namun saat ini mengalami lonjakan kasus yang mengkhawatirkan dengan penambahan 4.000 infeksi baru-baru dalam 24 jam terakhir.
Mengutip dari bbc.com, Jumat (9/10/2020) dini hari, Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn pada Kamis (8/10/2020) mengatakan lonjakan harian itu merupakan angka tertinggi sejak awal April.
Dia mengingatkan warga Jerman untuk tetap berpegang pada aturan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Dia juga mendesak warga untuk menambahkan aplikasi virus corona ke rutinitas harian mereka.
"Jumlahnya menunjukkan lompatan yang mengkhawatirkan. Hampir tidak ada negara lain di Eropa yang berhasil mengatasi krisis sejauh ini. Tapi kita tidak boleh mempertaruhkan apa yang telah kita capai," kata Spahn seperti dikutip dari AFP.
Kepala Institut Robert Koch (RKI) untuk pengendalian penyakit Jerman, Lothar Wieler, memperingatkan bahwa Jerman berpotensi menghadapi penyebaran virus yang tidak terkendali.
Menurut RKI, Jerman mencatat 4.058 infeksi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, angka ini meningkat tajam dari jumlah infeksi pada Rabu sebanyak 2.828.
Baca juga: Hasil Tes Swab Keluar, Donald Trump Positif Corona
Berdasarkan data statistik Worldometer, Jerman kini memiliki 311.113 kasus corona dan 9.652 kematian.
"Kami tidak tahu bagaimana situasi di Jerman akan berkembang dalam beberapa pekan mendatang," kata Wieler.
"Ada kemungkinan kita akan mencapai lebih dari 10 ribu kasus dalam sehari. Ada kemungkinan virus akan menyebar tak terkendali, tapi saya harap tidak," ujarnya.
Lonjakan mengkhawatirkan itu muncul ketika liburan sekolah musim gugur berlangsung di seluruh Jerman. Kanselir Angela Merkel telah meminta warga menghindari perjalanan ke luar negeri selama periode liburan.
Selain itu, 16 negara bagian di Jerman juga memperketat aturan untuk perjalanan domestik. Banyak pihak yang menyetujui larangan menginap di hotel atau apartemen selama liburan bagi pengunjung yang berasal dari zona yang berisiko di dalam negeri.
Zona risiko digolongkan berdasarkan tempat yang memiliki jumlah infeksi baru mencapai 50 per 100 ribu penduduk selama tujuh hari terakhir.
Jerman merupakan salah satu negara yang berhasil mengendalikan virus corona di awal pandemi. Hal itu diungkapkan oleh Menkes Spahn dalam konferensi media di Berlin pada Jumat, 17 April lalu.
Saat itu, Spahn mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengendalikan penyebaran virus corona, merujuk pada jumlah kasus baru yang melambat secara signifikan.
Kendati demikian, Spahn mengatakan pihaknya tidak mau terlalu percaya diri terhadap keadaan saat ini.
"Jumlahnya menunjukkan lompatan yang mengkhawatirkan. Hampir tidak ada negara lain di Eropa yang berhasil mengatasi krisis sejauh ini. Tapi kita tidak boleh mempertaruhkan apa yang telah kita capai," kata Spahn seperti dikutip dari AFP.
Kepala Institut Robert Koch (RKI) untuk pengendalian penyakit Jerman, Lothar Wieler, memperingatkan bahwa Jerman berpotensi menghadapi penyebaran virus yang tidak terkendali.
Menurut RKI, Jerman mencatat 4.058 infeksi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, angka ini meningkat tajam dari jumlah infeksi pada Rabu sebanyak 2.828.
Baca juga: Hasil Tes Swab Keluar, Donald Trump Positif Corona
Berdasarkan data statistik Worldometer, Jerman kini memiliki 311.113 kasus corona dan 9.652 kematian.
"Kami tidak tahu bagaimana situasi di Jerman akan berkembang dalam beberapa pekan mendatang," kata Wieler.
"Ada kemungkinan kita akan mencapai lebih dari 10 ribu kasus dalam sehari. Ada kemungkinan virus akan menyebar tak terkendali, tapi saya harap tidak," ujarnya.
Lonjakan mengkhawatirkan itu muncul ketika liburan sekolah musim gugur berlangsung di seluruh Jerman. Kanselir Angela Merkel telah meminta warga menghindari perjalanan ke luar negeri selama periode liburan.
Selain itu, 16 negara bagian di Jerman juga memperketat aturan untuk perjalanan domestik. Banyak pihak yang menyetujui larangan menginap di hotel atau apartemen selama liburan bagi pengunjung yang berasal dari zona yang berisiko di dalam negeri.
Zona risiko digolongkan berdasarkan tempat yang memiliki jumlah infeksi baru mencapai 50 per 100 ribu penduduk selama tujuh hari terakhir.
Jerman merupakan salah satu negara yang berhasil mengendalikan virus corona di awal pandemi. Hal itu diungkapkan oleh Menkes Spahn dalam konferensi media di Berlin pada Jumat, 17 April lalu.
Saat itu, Spahn mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengendalikan penyebaran virus corona, merujuk pada jumlah kasus baru yang melambat secara signifikan.
Kendati demikian, Spahn mengatakan pihaknya tidak mau terlalu percaya diri terhadap keadaan saat ini.
"Terkait pandemi corona, Jerman saat ini dalam kondisi baik-baik saja dibandingkan negara lain. Fakta ini membuat kami tetap rendah hati, tetap tidak terlalu percaya diri," kata Sphan dalam konferensi media di Berlin, Jumat (17/4).
Jerman telah dipuji beberapa pihak karena berhasil meredam mayoritas masyarakat yang terpapar virus.
Beberapa pihak mulai mencoba meneliti apa yang dilakukan Jerman hingga dapat menekan jumlah kematian akibat virus corona.
Beberapa upaya yang ditempuh Jerman untuk menekan angka kematian akibat virus yakni dengan membatasi perjalanan, memperpanjang penutupan sekolah dan fasilitas anak, melakukan tes secara massal, dan memfasilitasi pelayanan kesehatan yang memadai.
Jerman telah dipuji beberapa pihak karena berhasil meredam mayoritas masyarakat yang terpapar virus.
Beberapa pihak mulai mencoba meneliti apa yang dilakukan Jerman hingga dapat menekan jumlah kematian akibat virus corona.
Beberapa upaya yang ditempuh Jerman untuk menekan angka kematian akibat virus yakni dengan membatasi perjalanan, memperpanjang penutupan sekolah dan fasilitas anak, melakukan tes secara massal, dan memfasilitasi pelayanan kesehatan yang memadai.
Ini Kisah Perjalanan Ayah Donald Trump hingga Terkenal Tajir Melintir
Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Ini Dilecehkan Sopir Ambulans
Adele, Penyanyi cantik Ini Sukses Turunkan Berat Badan hingga 45 Kilo
Wanita Ini Jadi Tersangka Setelah Menghajar dan Gunduli Selingkuhan Suaminya
Sebelum Terapkan Strategi, Ini yang Akan Dilakukan CEO Baru Nokia Pekka Lundmark
Editor: Tonang
Follow & Subscribe
Berita Populer
-
KEPRI | Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto membuka forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah d...
-
UNDANI 'KEPALA SEKSI PELAYANAN DAN INFORMASI BEA & CUKAI KPU TIFE B KOTA BATAM' BATAM - BERITABATAM.COM - Akibat dari pemberi...
-
Maria Pauline Lumowa, Buronan Pembobol Bank BNI Tiba di Indonesia JAKARTA - Beritabatam.com | Buronan pembobol kas Bank BNI senila...
-
Jakarta-Beritabatam.com | Awal 2021 jadi harapan baru pandemi Covid-19 berakhir. Ketersediaan vaksin salah satunya. Badan Pengawas Obat da...
-
Pemilik Bruno Pet Clinik Batam Merasa Dirugikan Atas Postingan Akun IG @kikyalessa22 BATAM - Beritabatam.com | Yuli Angkasa alias Awang pem...
-
KARIMUN | Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Hengy Pramudya S.I.K secara langsung memimpin pemusnahan barang bukti di Halaman Mapolres...
-
BANDUNG,Beritabatam.com - Radang tenggorokan termasuk penyakit yang sering kali menyerang pada orang dewasa maupun anak-anak. Biasany...
Label
- AC Milan (1)
- Ahok (2)
- amerika serikat (1)
- Amuntai (1)
- Analisis (1)
- Anambas (33)
- artis (1)
- As (1)
- Bali (1)
- Banda Aceh (4)
- Bandung (7)
- Bangkalan (1)
- Banjarmasin (1)
- bata (1)
- batam (1888)
- bawah umur (2)
- Bayern Munchen (1)
- Bayolali Jawa tengah (1)
- Belanda (1)
- bencan alam (1)
- bencana (34)
- Bengkalis (80)
- Bengkulu (1)
- ber (1)
- Berita (30)
- Berita Terkini (2602)
- beritapolisi (213)
- bintan (579)
- Bisnis (30)
- Bogor (1)
- bola (3)
- Bola Kaki (7)
- BP Batam (191)
- bright PLN (42)
- Budaya (7)
- Bukittinggi (1)
- Buruh (5)
- covid 19 (2)
- Dabo Singkep (1)
- daerah (47)
- Danlantamal IV (91)
- DPRD Batam (55)
- dunia (26)
- ekonomi (154)
- ekonomi & Kesehatan (1)
- Energi (8)
- Entertainment (5)
- fokus (12)
- Futsal (1)
- Galeri Foto (4)
- Garut (1)
- Gaya Hidup (63)
- gunung meletus (1)
- haji (1)
- Harga (1)
- headline (18)
- hiburan (28)
- Histori (2)
- hot (5)
- hukum (94)
- ikatan cinta (1)
- India (2)
- industri tekstil (1)
- Informasi (2)
- intermilan (1)
- Internasional (106)
- istanbul (1)
- Jakarta (640)
- jasmani (4)
- Jawa Barat (10)
- Jawa Tengah (14)
- jawa timur (2)
- Jember (1)
- JMSI (24)
- jogja (7)
- Jokowi (5)
- Jose Mourinho (1)
- Kalimantan Barat (3)
- Kalimantan Timur (1)
- Kalteng (1)
- Karachi (1)
- karawang (1)
- karimun (136)
- keamanan (1)
- kebersihan (1)
- Kendal (1)
- kepri (2764)
- Kesehatan (184)
- Keuangan (45)
- konflik (2)
- Korupsi (19)
- Kriminal (118)
- Kubu Raya (1)
- Kuliner (4)
- Lantas (4)
- Liga Inggris (1)
- Liga Spanyol (1)
- Lingga (21)
- Lingkungan (44)
- Luhut Binsar Panjaitan (1)
- Lumajang (1)
- Makasar (3)
- Makro (2)
- Malaysia (1)
- Mamuju (2)
- Manado (2)
- Manfaat (1)
- Martapura (1)
- Masyarakat (7)
- Mauricio Pochettino (1)
- Medan (5)
- Menteri Kesehatan (1)
- Menteri Perhubungan (1)
- Moskow (1)
- Narkotika (40)
- nasional (603)
- Natuna (43)
- Oknum kades (1)
- olahraga (25)
- Opini (2)
- Otomotif (3)
- Pajak (1)
- Pakistan (1)
- palembang (1)
- Palu (1)
- PAN (1)
- Parepare (1)
- Pariwisata (2)
- PDI Perjuangan (1)
- Pekerjaan (1)
- pelecehan (4)
- pelecehan seksual (1)
- Pematangsiantar (1)
- pembunuhan (4)
- pemerintahan (4)
- pemerkosaan (1)
- Pemko Batam (78)
- Pendidikan (40)
- penipuan (3)
- peraturan (1)
- Peristiwa (149)
- Peristiwa ekonomi (1)
- Pertamina (3)
- politik (43)
- Pontianak (1)
- Portugal (1)
- Prancis (1)
- produk (1)
- PSI (1)
- Real Madrid (1)
- Riau (112)
- Rusia (1)
- Sains (3)
- Salawesi Tenggara (1)
- Semarang (2)
- Senam (2)
- Seni (1)
- Serang (1)
- Sermon (66)
- Singapura (4)
- Singkawang (1)
- Solo (6)
- Sosial (44)
- Sport (20)
- Sukabumi (1)
- Sulawesi Barat (2)
- Sumatera Barat (3)
- Sumatra Utara (2)
- Sumedang (3)
- Tanjungpinang (1395)
- Tanjungpura (3)
- Tanjunguban (23)
- tawuran (1)
- teknologi (20)
- Terorisme (1)
- TNI (1)
- Topik (1)
- Tottenham (1)
- Traveloka (1)
- Tren (4)
- turki (1)
- ucapanselamat (1)
- vaksinasi (8)
- vietnam (1)
- Virus Corona (327)
- wisata (47)
- Yerusalem (1)
- Yogyakarta (16)
- Zinedine Zidane (1)
Arsip Blog
-
▼
2020
(2569)
-
▼
Oktober
(184)
- Gegap Gempita Sambut Kedatangan KRI Bima Suci-945 ...
- Hanya Sementara, Pasien Positif Corona di Batam Di...
- Hasil Swab Negatif, Anggota DPRD Lingga Dinyatakan...
- Komunitas Grup WA Lintas Warga Kembali Lakukan Jum...
- Seorang Pesepeda Jadi Korban Penyiraman Soda Api O...
- Sangat Bermanfaat, Program Berobat Gratis Milik Ap...
- Permohonan PKPU Atas KSP LiMa Garuda dan Surachmat...
- Jalin Silahturahmi, Isdianto Kunjungi Kantor Paguy...
- Begini Cara Pemasangan Baru Listrik
- Kawasan Industri Harus Patuhi Protokol Kesehatan
- Usai Terlibat Perkelahian, Ketua RT di Kabil Tewas...
- Orang Bugis Itu Menjaga Kehormatan
- Digunakan Indonesia Dalam Peta Baru NKRI, Teguh Sa...
- Museum Raja Ali Haji Kini Simpan Jam dari Simpang Jam
- Peningkatan Luar Biasa, Pemko Batam Dapat Pengharg...
- Operasi Zebra Seligi 2020, Propam Polres Tanjungpi...
- Masyarakat Resah dengan Pencemaran Laut dari Perus...
- Klarifikasi Pemberitaan, Ini yang Dilakukan Kuasa ...
- Danlantamal IV Hadiri Acara Puncak Peringatan ke-9...
- Peringati Maulid Nabi, Hiburan Malam Ditutup
- Innalillahi.. Mayat Laki-laki Ini Ditemukan dengan...
- Beraktivitas Tanpa Makser, 93 Warga Bengkong Terja...
- Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam ...
- PermataBank Meluncurkan Standar Baru dalam Pengala...
- DPRD Kepri Sahkan Perda Perubahan APBD 2020
- Kadiskum Lantamal IV Hadiri Sosialisasi Tentang Hukum
- Konsolidasi DKP PWI se-Indonesia: Independensi Har...
- JMSI Dapat Memenuhi Persyaratan untuk Menjadi Kons...
- Bisa Jadi Pertanda Buruk, Ini Arti Mimpi Buang Air...
- Tingkatkan Kompetensi, Pegawai BUBU Hang Nadim Iku...
- "49 Tahun BP Batam Membangun untuk Negeri"
- Jelang Lomba Batik Dharma Pertiwi, Pengurus Korcab...
- Asops Danlantamal IV: Prajurit TNI AL Bijak dalam ...
- Ditengah Penurunan Ekonomi Dampak Pandemi Covid-19...
- Terbukti Bersalah, Terdakwa Kasus Jiwasraya Benny ...
- Bahtiar: Masker Jadi Alat Perang Lawan Covid-19
- Bangun Citra Wisata, Destinasi dan Usaha Pariwisat...
- Apresiasi Kepolisian Atas Penangkapan Gus Nur, SJR...
- Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin Pimpin Rapat...
- Bapelkes Dijadikan Tempat Karantina Pasien Covid-19
- Polres Tanjungpinang Gelar TFG Dalam Rangka Sispam...
- Sat Sabhara Polres Bintan dan Polsek Jajaran Gelar...
- Sekdaprov Kepri Serahkan Peralatan Tes PCR Portabl...
- BPH Migas Sosialisasikan Implementasi Sub Penyalur...
- Diduga Jiplak Konsepnya, Via Valen Tarik Videonya ...
- Berdialog dengan PKL, Cara Syamsul Memahami Sektor...
- Sosialisasikan Pencegahan Covid-19, Bank Sampah Li...
- Batam Segera Punya KEK Pariwisata, di Sini Letaknya
- Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar: 10 November Momentum ...
- BP Batam Tanam 100 Pohon bersama Komunitas Bersepeda
- BP Batam Santuni Anak Yatim Pegawai dan Purnabakti...
- Melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Anggota Komisi...
- Aspotmar Danlantamal IV Hadiri Kegiatan Bhaksos K...
- Jabatan Strategis Asops Danlantamal IV Diserahteri...
- DPD RI Dukung Kinerja BP Batam
- Batam Menuju Green Port Berstandar Internasional d...
- JNE dan Ruang Guru Cerdaskan Panti Asuhan
- BP Batam Serahkan Bantuan kepada Pensiunan dan Peg...
- BP Batam dan PT ATB Tinjau Water Treatment Plant B...
- Bahtiar: Libur Panjang Jangan Menambah Angka Covid
- Teguhkan Hati, Bersama Lawan Covid-19
- Pengurusan Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adapta...
- BP Batam akan Tingkatkan Dukungan Teknologi Inform...
- Sambut Hari Bakti BP Batam ke-49, RSBP Batam Gelar...
- Jefridin Hadiri Rakor dan Review Rencana Kerja Dan...
- Lewat Gowaslu, Pemko Batam Dorong Partisipasi Masy...
- Bahtiar: Bangsa Ini Dapat Bertahan Karena Pancasila
- Kesbangpol Tegaskan Tidak Ada Kirim Pesan Pembuata...
- Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum Tinjau Pelabuha...
- Danlantamal IV Sebagai Narasumber Rapat Timpora Ke...
- Wadanlantamal IV Beri Pengarahan Kepada Segenap Pr...
- Formula 4+2 Ala Jefridin Cegah Penularan Covid-19
- Anggota DPRD dan Istrinya di Lingga Positif Terpap...
- Sambut Pariwisata, Bahtiar Minta RSUD Siaga
- Tak Pakai Masker, Ratusan Warga Kecamatan Batam Ko...
- Marlin Agustina Rudi Dengarkan Keluh Kesah Warga s...
- Bahtiar: Sukeskan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
- Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BP Ba...
- Pemalsuan Surat Isdianto Sudah Disampaikan ke Polda
- Buka Resmi Jamhboree On The Air - Jamboree On The ...
- Jaga Kebugaran Tubuh, Ketua dan Pengurus Korcab IV...
- Jumlah Keluarga Penerima Manfaat se-Kota Batam Ca...
- Luruskan Informasi untuk Masyarakat yang Tepat dan...
- Pemko Batam Terima Obat Herbal dari Perempuan Tani...
- Usai Menanam Pohon, Bahtiar: Di Indonesia, Dompak ...
- Jefridin Kepada Masyarakat: Sayangi Diri, Keluarga...
- Silahturahmi dengan Warga Batu Batam, Rudi: Corona...
- Luar Biasa, 50 Mahasiswa Polbeng Terima Beasiswa d...
- bright PLN Batam Kembali Raih Penghargaan Zero Acc...
- BP Batam Paparkan Perkembangan dan Rencana Pembang...
- Pelabuhan Internasional Batam Centre Jadi Pintu Ma...
- Bertemu Konjen Singapura, Syamsul Bicarakan Periha...
- Beredar Surat Palsu Mengatasnamakan Gubernur Kepri
- PSMTI dan APINDO Serahkan 1.850 Alat Rapid Tes, Ma...
- Mau Sapih Anak Takut Anak Rewel? Ikuti Tips Beriku...
- Alih Tugas, AKBP Fernando Jadi Kapolres Tanjungpin...
- Rencana Pengembangan KEK Hang Nadim Batam Pikat Ha...
- Permata Bank Syariah Jalin Kerja Sama dengan YPI A...
- Bukan PSBB, Kepri Siapkan Akses Masuk dengan Proto...
- Hati-hati! Terhadap Oknum Mengatasnamakan PLN Bata...
-
▼
Oktober
(184)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar