Kanwil BPJS Sumbar Riau Tindak Tegas Calo JHT di Batam
BATAM - Terkait maraknya calo JHT di Kota Batam, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar-Riau, Afdiwar Anwar mengaku terkejut dan langsung bereaksi dengan menangkapinya.
"Saya sengaja menyempatkan waktu untuk rekan-rekan AMOK Group. Sesungguhnya saya tidak bisa hadir tapi dalam hati saya ini kesempatan bertemu dengan rekan-rekan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas pemberitaannya. Karena dengan ini kami jadi tahu bahwa ada riak-riak di luar seperti itu," kata Afdiwar kepada AMOK Group di Nagoya, Rabu (10/2/2016) malam.
"Berkat berita di AMOK Group, hari ini kami sudah menangkap lagi tiga calo, dan itu tidak ada keterlibatan orang-orang kami dan intinya saya sangat menghargai apa yang rekan-rekan tulis di media online," tegasnya.
Ia menyebut secara nasional peserta BPJS yang meninggal dalam sehari ada 9 orang, cacat 25 orang. Bisa dibayangkan ketika ahli warisnya datang tapi BPJS Ketenagakerjaan tidak memberikan pelayanan yang baik.
"Tentu betapa berdosanya kami karena kami belum tentu bisa bertemu lagi dengan orang itu, berbeda dengan nasabah bank yang masih bisa bertemu dia lagi. Bagi kami pelayanan itu adalah garda terdepan, nah ini perlu kami jaga betul. Maka saya sangat terkejut ketika ada pemberitaan seperti itu," imbuhnya.
BPJS mempunyai tanggungjawab moral, pasalnya persoalan dengan pelayanan tidak ada basa-basi, apalagi saat ini jutaan orang kehilangan pekerjaan, seratus ribu lebih dalam satu tahun orang mengalami kecelakaan, jika BPJS tidak ada di situ tentu akan banyak terjadi .kasus kecelakaan seperti yang terjadi lima tahun lalu di Sawah Lunto.
"Bapak bisa bayangkan kalau dia mempunyai 3 anak dan 1 orang istri itu yang lagi tren di luar, berapa potensi kemiskinan yang terjadi. Program BPJS ketenagakerjaan ini adalah untuk mengentaskan kemiskinan, ketika pendapatan orang terputus maka kita hadir di situ, oleh karena itu saya berharap kritikan yang ada menjadi introspeksi kepada kami," katanya.
Menurutnya esensi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan tersebut meliputi tiga unsur penggerak. Pertama adalah kepesertaan, kedua pelayanan dan ketiga investasi.
"Pelayanan kalau bagus dia akan link kepada kepesertaan, tentunya kalau servicenya bagus banyak orang bercerita kepada orang lain. Anda kalau tidak menjadi peserta rugi. Hari ini juga saya menurunkan 4 orang untuk membantu pelayanan di Batam dan kalau masih kurang juga kita turunkan lagi dan saya yakin dengan adanya 4 orang ini masalah yang ada akan segera teratasi," tegasnya.
Ke depannya visi besar BPJS Ketenagakerjaan adalah menuju perusahaan berkelas dunia, terpercaya, bersahabat unggul dalam operasional dan pelayanan, tumpuannya adalah pelayanan atau service.
"Kecepatan kami mendelivery, kedua adalah pelayanan yang friendly dan ketiga adalah mudah diakses dan terakhir akurasinya, akurasi data ini sangat penting. Bagi kami sangat konsen memelihara itu, ketika itu tidak terpenuhi maka kinerja BPJS Ketenagakerjaan adalah nol," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa bekerja di BPJS Ketenagakerjaan merupakan amanah yang sangat bermanfaat, karena melindungi orang susah. "Saya sering membayarkan biaya untuk melahirkan, ketika dia mengambil JHT-nya 5 tahun 1 bulan dia harus menunggu 2 bulan lagi. Membantu orang lain itu luar biasa, karena kita bisa sempurna melayani orang," ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan memproyeksikan pada tahun 2017 menjadi perusahaan world class. Sehingga pelayanan harus dikemas dengan baik agar index pelayanan tercapai. Secara nasional saat ini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sudah mencapai 30 - 40 %. Khusus untuk Provinsi Kepri terutama Batam pesertanya sudah 40% dari market share.
"Tapi intinya kemauan perusahaan terhadap kepesertaan luar biasa di Kepri, kami menghargai terhadap kepatuhan itu. Sedangkan bagi yang belum ikut menjadi peserta, akan kita lakukan langkah persuasif dengan menjalin kerjasama dengan Pemda yang ada. Saya yakin dengan edukasi dan sosialiasi akan mendidik pengusaha untuk menjadikan program ini sebagai kebutuhan," pungkasnya.
sumber: kepriupdate.com
"Saya sengaja menyempatkan waktu untuk rekan-rekan AMOK Group. Sesungguhnya saya tidak bisa hadir tapi dalam hati saya ini kesempatan bertemu dengan rekan-rekan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas pemberitaannya. Karena dengan ini kami jadi tahu bahwa ada riak-riak di luar seperti itu," kata Afdiwar kepada AMOK Group di Nagoya, Rabu (10/2/2016) malam.
"Berkat berita di AMOK Group, hari ini kami sudah menangkap lagi tiga calo, dan itu tidak ada keterlibatan orang-orang kami dan intinya saya sangat menghargai apa yang rekan-rekan tulis di media online," tegasnya.
Ia menyebut secara nasional peserta BPJS yang meninggal dalam sehari ada 9 orang, cacat 25 orang. Bisa dibayangkan ketika ahli warisnya datang tapi BPJS Ketenagakerjaan tidak memberikan pelayanan yang baik.
"Tentu betapa berdosanya kami karena kami belum tentu bisa bertemu lagi dengan orang itu, berbeda dengan nasabah bank yang masih bisa bertemu dia lagi. Bagi kami pelayanan itu adalah garda terdepan, nah ini perlu kami jaga betul. Maka saya sangat terkejut ketika ada pemberitaan seperti itu," imbuhnya.
BPJS mempunyai tanggungjawab moral, pasalnya persoalan dengan pelayanan tidak ada basa-basi, apalagi saat ini jutaan orang kehilangan pekerjaan, seratus ribu lebih dalam satu tahun orang mengalami kecelakaan, jika BPJS tidak ada di situ tentu akan banyak terjadi .kasus kecelakaan seperti yang terjadi lima tahun lalu di Sawah Lunto.
"Bapak bisa bayangkan kalau dia mempunyai 3 anak dan 1 orang istri itu yang lagi tren di luar, berapa potensi kemiskinan yang terjadi. Program BPJS ketenagakerjaan ini adalah untuk mengentaskan kemiskinan, ketika pendapatan orang terputus maka kita hadir di situ, oleh karena itu saya berharap kritikan yang ada menjadi introspeksi kepada kami," katanya.
Menurutnya esensi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan tersebut meliputi tiga unsur penggerak. Pertama adalah kepesertaan, kedua pelayanan dan ketiga investasi.
"Pelayanan kalau bagus dia akan link kepada kepesertaan, tentunya kalau servicenya bagus banyak orang bercerita kepada orang lain. Anda kalau tidak menjadi peserta rugi. Hari ini juga saya menurunkan 4 orang untuk membantu pelayanan di Batam dan kalau masih kurang juga kita turunkan lagi dan saya yakin dengan adanya 4 orang ini masalah yang ada akan segera teratasi," tegasnya.
Ke depannya visi besar BPJS Ketenagakerjaan adalah menuju perusahaan berkelas dunia, terpercaya, bersahabat unggul dalam operasional dan pelayanan, tumpuannya adalah pelayanan atau service.
"Kecepatan kami mendelivery, kedua adalah pelayanan yang friendly dan ketiga adalah mudah diakses dan terakhir akurasinya, akurasi data ini sangat penting. Bagi kami sangat konsen memelihara itu, ketika itu tidak terpenuhi maka kinerja BPJS Ketenagakerjaan adalah nol," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa bekerja di BPJS Ketenagakerjaan merupakan amanah yang sangat bermanfaat, karena melindungi orang susah. "Saya sering membayarkan biaya untuk melahirkan, ketika dia mengambil JHT-nya 5 tahun 1 bulan dia harus menunggu 2 bulan lagi. Membantu orang lain itu luar biasa, karena kita bisa sempurna melayani orang," ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan memproyeksikan pada tahun 2017 menjadi perusahaan world class. Sehingga pelayanan harus dikemas dengan baik agar index pelayanan tercapai. Secara nasional saat ini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sudah mencapai 30 - 40 %. Khusus untuk Provinsi Kepri terutama Batam pesertanya sudah 40% dari market share.
"Tapi intinya kemauan perusahaan terhadap kepesertaan luar biasa di Kepri, kami menghargai terhadap kepatuhan itu. Sedangkan bagi yang belum ikut menjadi peserta, akan kita lakukan langkah persuasif dengan menjalin kerjasama dengan Pemda yang ada. Saya yakin dengan edukasi dan sosialiasi akan mendidik pengusaha untuk menjadikan program ini sebagai kebutuhan," pungkasnya.
sumber: kepriupdate.com
Follow & Subscribe
Berita Populer
-
KEPRI | Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto membuka forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah d...
-
UNDANI 'KEPALA SEKSI PELAYANAN DAN INFORMASI BEA & CUKAI KPU TIFE B KOTA BATAM' BATAM - BERITABATAM.COM - Akibat dari pemberi...
-
Maria Pauline Lumowa, Buronan Pembobol Bank BNI Tiba di Indonesia JAKARTA - Beritabatam.com | Buronan pembobol kas Bank BNI senila...
-
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di Gudang Bulog Tanjung Pinang, Kepri Kepri | Guna memastikan bahwa kebutuhan pokok aman dan tidak langk...
-
Jakarta-Beritabatam.com | Awal 2021 jadi harapan baru pandemi Covid-19 berakhir. Ketersediaan vaksin salah satunya. Badan Pengawas Obat da...
-
Pemilik Bruno Pet Clinik Batam Merasa Dirugikan Atas Postingan Akun IG @kikyalessa22 BATAM - Beritabatam.com | Yuli Angkasa alias Awang pem...
-
KARIMUN | Kapolres Tanjung Balai Karimun, AKBP Hengy Pramudya S.I.K secara langsung memimpin pemusnahan barang bukti di Halaman Mapolres...
-
BANDUNG,Beritabatam.com - Radang tenggorokan termasuk penyakit yang sering kali menyerang pada orang dewasa maupun anak-anak. Biasany...
Label
- AC Milan (1)
- Ahok (2)
- amerika serikat (1)
- Amuntai (1)
- Analisis (1)
- Anambas (33)
- artis (1)
- As (1)
- Bali (1)
- Banda Aceh (4)
- Bandung (7)
- Bangkalan (1)
- Banjarmasin (1)
- bata (1)
- batam (1888)
- bawah umur (2)
- Bayern Munchen (1)
- Bayolali Jawa tengah (1)
- Belanda (1)
- bencan alam (1)
- bencana (34)
- Bengkalis (80)
- Bengkulu (1)
- ber (1)
- Berita (30)
- Berita Terkini (2602)
- beritapolisi (213)
- bintan (579)
- Bisnis (30)
- Bogor (1)
- bola (3)
- Bola Kaki (7)
- BP Batam (191)
- bright PLN (42)
- Budaya (7)
- Bukittinggi (1)
- Buruh (5)
- covid 19 (2)
- Dabo Singkep (1)
- daerah (47)
- Danlantamal IV (91)
- DPRD Batam (55)
- dunia (26)
- ekonomi (154)
- ekonomi & Kesehatan (1)
- Energi (8)
- Entertainment (5)
- fokus (12)
- Futsal (1)
- Galeri Foto (4)
- Garut (1)
- Gaya Hidup (63)
- gunung meletus (1)
- haji (1)
- Harga (1)
- headline (18)
- hiburan (28)
- Histori (2)
- hot (5)
- hukum (94)
- ikatan cinta (1)
- India (2)
- industri tekstil (1)
- Informasi (2)
- intermilan (1)
- Internasional (106)
- istanbul (1)
- Jakarta (640)
- jasmani (4)
- Jawa Barat (10)
- Jawa Tengah (14)
- jawa timur (2)
- Jember (1)
- JMSI (24)
- jogja (7)
- Jokowi (5)
- Jose Mourinho (1)
- Kalimantan Barat (3)
- Kalimantan Timur (1)
- Kalteng (1)
- Karachi (1)
- karawang (1)
- karimun (136)
- keamanan (1)
- kebersihan (1)
- Kendal (1)
- kepri (2764)
- Kesehatan (184)
- Keuangan (45)
- konflik (2)
- Korupsi (19)
- Kriminal (118)
- Kubu Raya (1)
- Kuliner (4)
- Lantas (4)
- Liga Inggris (1)
- Liga Spanyol (1)
- Lingga (21)
- Lingkungan (44)
- Luhut Binsar Panjaitan (1)
- Lumajang (1)
- Makasar (3)
- Makro (2)
- Malaysia (1)
- Mamuju (2)
- Manado (2)
- Manfaat (1)
- Martapura (1)
- Masyarakat (7)
- Mauricio Pochettino (1)
- Medan (5)
- Menteri Kesehatan (1)
- Menteri Perhubungan (1)
- Moskow (1)
- Narkotika (40)
- nasional (603)
- Natuna (43)
- Oknum kades (1)
- olahraga (25)
- Opini (2)
- Otomotif (3)
- Pajak (1)
- Pakistan (1)
- palembang (1)
- Palu (1)
- PAN (1)
- Parepare (1)
- Pariwisata (2)
- PDI Perjuangan (1)
- Pekerjaan (1)
- pelecehan (4)
- pelecehan seksual (1)
- Pematangsiantar (1)
- pembunuhan (4)
- pemerintahan (4)
- pemerkosaan (1)
- Pemko Batam (78)
- Pendidikan (40)
- penipuan (3)
- peraturan (1)
- Peristiwa (149)
- Peristiwa ekonomi (1)
- Pertamina (3)
- politik (43)
- Pontianak (1)
- Portugal (1)
- Prancis (1)
- produk (1)
- PSI (1)
- Real Madrid (1)
- Riau (112)
- Rusia (1)
- Sains (3)
- Salawesi Tenggara (1)
- Semarang (2)
- Senam (2)
- Seni (1)
- Serang (1)
- Sermon (66)
- Singapura (4)
- Singkawang (1)
- Solo (6)
- Sosial (44)
- Sport (20)
- Sukabumi (1)
- Sulawesi Barat (2)
- Sumatera Barat (3)
- Sumatra Utara (2)
- Sumedang (3)
- Tanjungpinang (1395)
- Tanjungpura (3)
- Tanjunguban (23)
- tawuran (1)
- teknologi (20)
- Terorisme (1)
- TNI (1)
- Topik (1)
- Tottenham (1)
- Traveloka (1)
- Tren (4)
- turki (1)
- ucapanselamat (1)
- vaksinasi (8)
- vietnam (1)
- Virus Corona (327)
- wisata (47)
- Yerusalem (1)
- Yogyakarta (16)
- Zinedine Zidane (1)
Arsip Blog
-
▼
2016
(151)
-
▼
Februari
(34)
- Nabi Isa Palsu Dijerat Pasal Penistaan Agama
- Brigadir Petrus Mutilasi Anak untuk Sesajen
- Munas "Beringin" Memanas
- Bantai Ratusan Ribu Muslim Sunni di Timur Tengah, ...
- Pak Menteri, PT Profab Batam Telantarkan Buruh
- Rusia Kirim Kapal Perang Balistik Bantai Muslim di...
- Jadi Pejabat, Pasha Ungu Mulai Angkuh Pada Wartawan
- Saipul Jamil Tersangka Pencabulan
- Agen Bisnis Desah Lintas Negara Diadili di PN Batam
- Warga Oasis Ancam Nginap di BP Batam
- Inilah Negara Penjahat Perang di Suriah
- Upah Disunat, Ratusan Buruh Dinas Kebersihan Batam...
- Ini Pengakuan AE Soal KTP Tembak WN Yaman di Disdu...
- Pak Jokowi, Imigrasi Batam Sarang Calo
- Verifikasi Gelper Akal-akalan Gustian Riau 'Peras'...
- Polresta Barelang Diduga Peti-eskan Kasus KTP WN A...
- Kanwil BPJS Sumbar Riau Tindak Tegas Calo JHT di B...
- SBY: Rezim Jokowi Tak Tahan Kritikan
- Meteor Hantam India, Kiamat Makin Dekat
- Tenggak Miras Oplosan, 26 Mahasiswa Yogyakarta Tewas
- Bakamla Selidiki Kapal Ocean Carrier Pembawa Urani...
- Menunggu Komjen Buwas Sikat Narkoba di Batam
- Putusan MA Terkait Kasasi PT BAJ Sudah Diserahkan ...
- Waspada Syiah Berbuat Makar di Indonesia
- Hore...Urus KK Batam Cuma Rp 700 Ribu Saja
- Warga: Lebih Mudah Berurusan dengan Setan Ketimban...
- Sidang Sering Molor, Kejari Batam Minta Toleransi
- Pak Wawa...Galian Kabel Samping Graha Pena Makan K...
- Pelabuhan Batam Centre Surga Jalur TKI Ilegal
- Jokowi Kaget Panasonic dan Toshiba Hengkang
- Melihat Reformasi di Tubuh PN Batam
- Inilah Derita Masyarakat Akibat Dugaan Korupsi Kla...
- Klaim JHT Diduga Jadi Ajang Korupsi Pejabat BPJS K...
- Pak Jokowi... Disduk Batam Banyak Calo
-
▼
Februari
(34)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar